<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Menyambut kembalinya Tuhan Yesus</title>
		<link>https://jesusislord.at.ua/</link>
		<description>Blog</description>
		<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2020 11:57:58 GMT</lastBuildDate>
		<generator>uCoz Web-Service</generator>
		<atom:link href="https://jesusislord.at.ua/blog/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
		
		<item>
			<title>Lagu Rohani Kristen 2020 - Kristus Akhir Zaman Menyingkapkan Misteri Rencana Pengelolaan Tuhan</title>
			<description>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/lTQygQfXuLU&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Kristus Akhir Zaman Menyingkapkan Misteri Rencana Pengelolaan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Mengenai visi pekerjaan di seluruh rencana pengelolaan enam ribu tahun,&lt;br /&gt;
tak seorang pun dapat memahaminya ataupun memiliki wawasan tentangnya.&lt;br /&gt;
Visi seperti itu akan selalu menjadi misteri.&lt;br /&gt;
Sehebat apa pun manusia memahami Alkitab,&lt;br /&gt;
itu tidak lebih dari sekadar kata-kata,&lt;br /&gt;
karena manusia tidak memahami substansi dari Alkitab.&lt;br /&gt;
Pekerjaan e...</description>
			<content:encoded>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/lTQygQfXuLU&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Kristus Akhir Zaman Menyingkapkan Misteri Rencana Pengelolaan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Mengenai visi pekerjaan di seluruh rencana pengelolaan enam ribu tahun,&lt;br /&gt;
tak seorang pun dapat memahaminya ataupun memiliki wawasan tentangnya.&lt;br /&gt;
Visi seperti itu akan selalu menjadi misteri.&lt;br /&gt;
Sehebat apa pun manusia memahami Alkitab,&lt;br /&gt;
itu tidak lebih dari sekadar kata-kata,&lt;br /&gt;
karena manusia tidak memahami substansi dari Alkitab.&lt;br /&gt;
Pekerjaan enam ribu tahun jauh lebih misterius dibanding semua nubuatan para nabi.&lt;br /&gt;
Itu merupakan misteri terbesar sejak penciptaan,&lt;br /&gt;
dan tak seorang pun dari para nabi terdahulu dapat menyelaminya,&lt;br /&gt;
karena misteri ini hanya diungkapkan pada zaman yang terakhir.&lt;br /&gt;
Ketika manusia membaca Alkitab,&lt;br /&gt;
ia mungkin dapat menerima beberapa kebenaran,&lt;br /&gt;
menjelaskan beberapa kata atau meneliti beberapa perikop dan kutipan terkenal,&lt;br /&gt;
tetapi ia tidak akan pernah mampu menguraikan makna yang terkandung di balik kata-kata tersebut,&lt;br /&gt;
karena semua yang manusia lihat hanyalah kata-kata yang mati,&lt;br /&gt;
bukan kejadian sebenarnya yang dilakukan oleh Yahweh dan Yesus,&lt;br /&gt;
dan manusia tidak mampu mengungkapkan misteri yang terkandung dalam pekerjaan semacam itu.&lt;br /&gt;
Misteri rencana pengelolaan enam ribu tahun adalah misteri yang terbesar,&lt;br /&gt;
yang paling tersembunyi&lt;br /&gt;
dan yang sama sekali tak terbayangkan oleh manusia.&lt;br /&gt;
Tidak seorang pun dapat secara langsung memahami &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/enter_the_kingdom_of_heaven_2/2019-11-19-32&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kehendak Tuhan&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt;
kecuali Ia sendiri menjelaskan dan membukakannya kepada manusia,&lt;br /&gt;
jika tidak, semua itu akan tetap menjadi teka-teki bagi manusia&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
dan akan selamanya menjadi misteri yang terkunci.&lt;br /&gt;
Jangan hiraukan mereka yang berkecimpung dalam dunia agamawi;&lt;br /&gt;
jika engkau semua tidak menerima pengungkapannya hari ini,&lt;br /&gt;
engkau semua tidak akan pernah mampu memahaminya.&lt;br /&gt;
Pekerjaan enam ribu tahun jauh lebih misterius dibanding semua nubuatan para nabi.&lt;br /&gt;
Itu merupakan misteri terbesar sejak penciptaan,&lt;br /&gt;
dan tak seorang pun dari para nabi terdahulu dapat menyelaminya,&lt;br /&gt;
karena misteri ini hanya diungkapkan pada zaman yang terakhir.&lt;br /&gt;
dari &quot;Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru&quot;&lt;br /&gt;
Video Tarian &lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/videos/we-gather-to-praise-God-hymn.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Pujian Penyembahan Terbaru 2019&lt;/a&gt; &quot;Nyanyi dan Menari Memuji Tuhan&quot;, mari kita memuji Tuhan bersama&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/kristus_akhir_zaman_menyingkapkan_misteri_rencana_pengelolaan_tuhan/2020-06-15-222</link>
			<category>Video Himne &amp; Serial MV</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/kristus_akhir_zaman_menyingkapkan_misteri_rencana_pengelolaan_tuhan/2020-06-15-222</guid>
			<pubDate>Mon, 15 Jun 2020 11:57:58 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Memahami tujuan dari ketiga tahap pekerjaan pengelolaan Tuhan atas umat manusia</title>
			<description>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Firman Tuhan yang Relevan:&lt;br /&gt;
Seluruh rencana pengelolaan-Ku, rencana yang terbentang selama enam ribu tahun, terdiri dari tiga tahap atau tiga zaman: Zaman Hukum Taurat pada bagian awal; Zaman Kasih Karunia (yang juga merupakan Zaman Penebusan); dan &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/about_us_questions/2019-10-29-9&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Zaman Kerajaan&lt;/a&gt; pada akhir zaman. Konsep pekerjaan-Ku di ketiga zaman ini berbeda-beda sesuai dengan sifat setiap zaman, tetapi setiap tahapnya sesuai dengan kebutuhan manusia&amp;mdash;atau lebih tepatnya, setiap tahap dilakukan berdasarkan tipu muslihat yang digunakan Iblis dalam perang yang telah Kulancarkan. Tujuan pekerjaan-Ku adalah untuk mengalahkan Iblis, untuk mewujudk...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Firman Tuhan yang Relevan:&lt;br /&gt;
Seluruh rencana pengelolaan-Ku, rencana yang terbentang selama enam ribu tahun, terdiri dari tiga tahap atau tiga zaman: Zaman Hukum Taurat pada bagian awal; Zaman Kasih Karunia (yang juga merupakan Zaman Penebusan); dan &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/about_us_questions/2019-10-29-9&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Zaman Kerajaan&lt;/a&gt; pada akhir zaman. Konsep pekerjaan-Ku di ketiga zaman ini berbeda-beda sesuai dengan sifat setiap zaman, tetapi setiap tahapnya sesuai dengan kebutuhan manusia&amp;mdash;atau lebih tepatnya, setiap tahap dilakukan berdasarkan tipu muslihat yang digunakan Iblis dalam perang yang telah Kulancarkan. Tujuan pekerjaan-Ku adalah untuk mengalahkan Iblis, untuk mewujudkan hikmat dan kemahakuasaan-Ku, untuk mengungkap semua tipu muslihat Iblis, agar dapat menyelamatkan seluruh umat manusia yang hidup di bawah wilayah kekuasaannya. Tujuan-Ku adalah untuk menunjukkan hikmat dan kemahakuasaan-Ku sekaligus menyingkapkan keburukan Iblis yang tak tertahankan. Terlebih lagi, Aku ingin mengajar ciptaan-Ku untuk membedakan mana yang baik dan yang jahat, untuk mengetahui bahwa Akulah Penguasa segala sesuatu, untuk melihat dengan jelas bahwa Iblis adalah musuh manusia yang paling hina dan jahat, serta untuk mengetahui perbedaan antara kebaikan dan kejahatan, kebenaran dan kepalsuan, kekudusan dan kenajisan, dan apa yang hebat dan yang tidak mulia. Dengan cara ini, manusia yang bebal akan dapat menjadi saksi bagi-Ku bahwa bukan Aku yang merusak manusia, dan hanya Aku&amp;mdash;Tuhan atas segala ciptaan&amp;mdash;yang dapat menyelamatkan manusia, dapat menganugerahkan kepada manusia hal-hal yang menyenangkan mereka. Mereka akan tahu bahwa Akulah Penguasa segala sesuatu dan Iblis hanyalah salah satu makhluk ciptakan-Ku, yang kemudian berbalik melawan-Ku. Rencana pengelolaan enam ribu tahun-Ku terbagi menjadi tiga tahap supaya dapat mencapai tujuan berikut ini: untuk memampukan ciptaan-Ku menjadi saksi-Ku, memahami kehendak-Ku, dan mengetahui bahwa Akulah kebenaran.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Kisah Sebenarnya di Balik Pekerjaan pada Zaman Penebusan&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Saat ini kita akan pertama-tama merangkum pemikiran, gagasan, dan setiap gerakan Tuhan sejak penciptaan manusia, dan juga memperhatikan pekerjaan apa yang Ia kerjakan sejak penciptaan dunia sampai dimulainya secara resmi Zaman Kasih Karunia. Setelah itu, kita akan dapat menemukan mana sajakah dari pemikiran dan gagasan Tuhan yang tidak diketahui oleh manusia, dan dari situ kita dapat mengerti dengan jelas urutan rencana pengelolaan Tuhan, dan memahami secara menyeluruh konteks di mana Tuhan menciptakan pekerjaan pengelolaan-Nya, berikut sumber serta proses perkembangannya, dan juga dapat memahami secara menyeluruh hasil-hasil seperti apa yang Ia inginkan dari pekerjaan pengelolaan-Nya&amp;mdash;yaitu, inti dan tujuan dari pekerjaan pengelolaan-Nya. Demi memahami hal-hal tersebut kita perlu kembali ke suatu saat yang hening dan tenang ketika belum ada manusia ...&lt;br /&gt;
Ketika Tuhan bangkit dari peristirahatan-Nya, yang terpikir oleh-Nya pertama kali adalah ini: menciptakan seseorang yang hidup, seorang manusia yang nyata dan hidup&amp;mdash;seseorang yang akan hidup bersama dan menjadi pendamping-Nya terus-menerus. Orang ini dapat mendengarkan-Nya, dan Tuhan dapat mencurahkan isi hati serta berbicara kepadanya. Lalu, untuk pertama kalinya, Tuhan mengambil segenggam tanah dan menggunakannya untuk menciptakan manusia hidup pertama yang ada dalam bayangan-Nya, lalu memberi nama kepada makhluk hidup ini&amp;mdash;Adam. Setelah Tuhan mendapatkan seorang yang hidup dan bernapas ini, bagaimanakah perasaan-Nya? Untuk pertama kalinya, Ia merasakan sukacita memiliki seseorang yang dikasihi, seorang pendamping. Ia juga merasakan untuk pertama kalinya tanggung jawab sebagai seorang Bapa serta kekhawatiran yang menyertai tanggung jawab tersebut. Orang yang hidup dan bernapas ini memberikan kebahagiaan dan sukacita bagi Tuhan; Ia merasa terhibur untuk pertama kalinya. Inilah hal pertama yang Tuhan lakukan yang tidak dikerjakan oleh pikiran atau bahkan oleh firman-Nya, melainkan oleh kedua tangan-Nya sendiri. Ketika makhluk semacam ini&amp;mdash;seseorang yang hidup dan bernapas&amp;mdash;berdiri di hadapan Tuhan, terbuat dari daging dan darah, memiliki tubuh dan wujud, dan dapat bercakap-cakap dengan Tuhan, Ia merasakan semacam sukacita yang belum pernah Ia rasakan sebelumnya. Ia benar-benar merasakan tanggung jawab-Nya dan makhluk hidup ini tidak hanya menarik hati-Nya, tapi setiap langkah kecilnya juga menyentuh dan menghangatkan hati-Nya. Jadi ketika makhluk hidup ini berdiri di hadapan Tuhan, ini merupakan pertama kalinya Ia berpikir untuk mendapatkan lebih banyak orang-orang seperti ini. Inilah rangkaian peristiwa yang dimulai dari pemikiran pertama yang dipikirkan-Nya tersebut. Bagi Tuhan, semua peristiwa ini terjadi untuk pertama kalinya, tapi dalam peristiwa-peristiwa pertama ini, apa pun yang Ia rasakan pada saat itu&amp;mdash;sukacita, tanggung jawab, kepedulian&amp;mdash;Ia tidak bisa membagikannya kepada siapa pun. Dimulai dari saat itu, Tuhan benar-benar merasakan kesepian dan kesedihan yang belum pernah Ia rasakan sebelumnya. Ia merasa bahwa umat manusia tidak dapat menerima ataupun memahami kasih dan kepedulian-Nya, ataupun maksud-Nya bagi umat manusia, sehingga Ia tetap merasakan kesedihan dan kepedihan di dalam hati-Nya. Walaupun Ia telah melakukan hal-hal ini bagi manusia, manusia tidak menyadarinya dan tidak memahaminya. Selain kebahagiaan, sukacita, dan penghiburan yang ditimbulkan manusia pada diri-Nya, segera untuk pertama kalinya Ia pun merasakan kesedihan dan kesepian. Inilah pemikiran dan perasaan Tuhan pada waktu itu. Sementara Tuhan sedang melakukan semua hal ini, di dalam hati-Nya bercampur aduk, dari sukacita menjadi kesedihan, dari kesedihan menjadi kepedihan, semuanya bercampur dengan kecemasan. Satu-satunya yang ingin Ia lakukan adalah secepatnya membuat orang ini, membuat ras manusia ini, tahu apa isi hati-Nya dan mengerti apa maksud-Nya. Kemudian, mereka dapat menjadi pengikut-Nya dan menjadi sesuai dengan-Nya. Mereka tidak akan lagi diam saja ketika mendengar Tuhan berbicara; mereka tidak akan lagi tidak tahu cara bergabung dengan Tuhan dalam pekerjaan-Nya; dan yang terutama, mereka tidak akan lagi menjadi orang-orang yang masa bodoh dengan persyaratan Tuhan. Hal-hal pertama yang Tuhan lengkapi ini sangatlah berarti dan mempunyai nilai yang besar bagi rencana pengelolaan-Nya, dan juga bagi umat manusia pada zaman sekarang.&lt;br /&gt;
Setelah menciptakan segala sesuatu dan manusia, Tuhan tidak beristirahat. Ia tidak sabar untuk mengerjakan pengelolaan-Nya, Ia juga tidak sabar untuk mendapatkan orang-orang yang sangat Ia kasihi di antara umat manusia.&lt;br /&gt;
&amp;hellip;&amp;hellip;&amp;hellip;&amp;hellip;&lt;br /&gt;
Tuhan memandang pengelolaan umat manusia, penyelamatan umat manusia, sebagai hal yang lebih penting dari segalanya. Ia melakukan hal-hal ini tidak hanya dengan pikiran-Nya, dan juga tidak hanya dengan firman-Nya, dan Ia terutama tidak melakukannya secara asal-asalan&amp;mdash;Ia mengerjakan segalanya dengan perencanaan, dengan tujuan, dengan standar, dan dengan kehendak-Nya. Sangatlah jelas bahwa pekerjaan untuk menyelamatkan umat manusia ini mempunyai arti yang sangat penting baik bagi Tuhan maupun bagi manusia. Tidak peduli seberapa sulit pekerjaan itu, tidak peduli seberapa besar rintangannya, tidak peduli seberapa lemah manusia, atau seberapa dalam sifat pemberontakan manusia, tidak satu pun dari semua ini yang sulit bagi Tuhan. Tuhan menyibukkan diri-Nya, melakukan upaya-Nya yang sungguh-sungguh serta mengelola pekerjaan yang ingin Ia sendiri kerjakan. Ia juga mengatur segala hal, dan menguasai semua orang dan pekerjaan yang ingin Ia sempurnakan&amp;mdash;tidak ada satu pun dari hal-hal ini pernah dikerjakan sebelumnya. Ini adalah kali pertama Tuhan menggunakan metode-metode ini dan membayar harga yang besar untuk proyek besar pengelolaan dan penyelamatan umat manusia. Sementara Tuhan melakukan pekerjaan ini, sedikit demi sedikit Ia menyatakan kepada manusia tanpa menyembunyikan apa pun tentang kerja keras-Nya, tentang siapa Dia dan apa yang Ia miliki, tentang hikmat dan kemahakuasaan-Nya, dan setiap aspek dari watak-Nya. Ia dengan terang-terangan mengungkapkan segalanya kepada umat manusia sedikit demi sedikit, mengungkapkan dan menyatakan hal-hal ini seperti yang belum pernah Ia lakukan sebelumnya. Dengan demikian, di seluruh alam semesta, selain orang-orang yang hendak Tuhan kelola dan selamatkan, tidak pernah ada lagi ciptaan lain yang demikian dekatnya dengan Tuhan, yang memiliki hubungan sedemikian intim dengan-Nya. Di dalam hati-Nya, umat manusia yang ingin Ia kelola dan selamatkan adalah yang paling penting, dan Ia memandang mereka berharga di atas segalanya; meskipun Ia telah membayar harga yang sangat mahal demi mereka, dan meskipun Ia terus-menerus disakiti dan tidak ditaati oleh mereka, Ia tidak pernah meninggalkan mereka dan melanjutkan pekerjaan-Nya tanpa mengenal lelah, tanpa keluhan ataupun penyesalan. Ini karena Ia tahu, cepat atau lambat, manusia pada suatu hari akan terbangun oleh panggilan-Nya, akan tergerak oleh firman-Nya, akan mengakui bahwa Ia adalah Tuhan atas ciptaan, lalu kembali ke sisi-Nya ...&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri III&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Terlepas dari apa yang Tuhan lakukan atau cara Dia melakukannya, terlepas dari biayanya atau tujuan-Nya, tujuan dari tindakan-Nya itu tidak berubah. Tujuan Tuhan adalah untuk mengerjakan firman Tuhan, tuntutan Tuhan, dan kehendak Tuhan dalam diri manusia. Dengan kata lain, tujuannya adalah mengerjakan dalam diri manusia semua yang Tuhan anggap positif sesuai dengan langkah-langkah-Nya, memampukan manusia untuk memahami hati Tuhan dan memahami hakikat Tuhan, dan memampukannya menaati kedaulatan dan pengaturan Tuhan, sehingga dengan demikian memungkinkan manusia untuk mencapai sikap yang takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan&amp;mdash;yang kesemuanya merupakan salah satu aspek dari tujuan Tuhan dalam semua yang Dia lakukan. Aspek lainnya adalah bahwa karena Iblis adalah kontras dan objek yang melayani dalam pekerjaan Tuhan, manusia sering diserahkan kepada Iblis. Ini adalah cara yang Tuhan gunakan agar manusia dapat melihat kejahatan, keburukan, dan kebencian Iblis di tengah pencobaan dan serangan Iblis, sehingga menyebabkan manusia membenci Iblis dan mampu mengetahui dan mengenali apa yang negatif. Proses ini membuat mereka dapat secara bertahap membebaskan diri dari kendali Iblis dan dari tuduhan, campur tangan, dan serangan Iblis&amp;mdash;sampai, oleh karena firman Tuhan, oleh karena pengetahuan dan ketaatan mereka kepada Tuhan, dan iman mereka kepada Tuhan serta sikap mereka yang takut akan Dia, mereka menang atas serangan Iblis dan menang atas tuduhan Iblis. Hanya setelah itulah, mereka akan benar-benar dilepaskan dari kekuasaan Iblis. Pembebasan manusia berarti bahwa Iblis telah dikalahkan, berarti bahwa mereka tidak lagi menjadi santapan di mulut Iblis&amp;mdash;berarti bahwa alih-alih menelan mereka, Iblis telah melepaskan mereka. Ini karena orang-orang seperti ini jujur, karena mereka memiliki iman, ketaatan, dan sikap takut akan Tuhan, dan karena mereka sepenuhnya memutuskan hubungan dengan Iblis. Mereka mempermalukan Iblis, mereka membuat Iblis menjadi takut, dan mereka benar-benar mengalahkan Iblis. Keyakinan mereka dalam mengikuti Tuhan, dan ketaatan serta sikap mereka yang takut akan Tuhan mengalahkan Iblis, dan membuat Iblis sepenuhnya melepaskan mereka. Hanya orang-orang seperti inilah yang sudah benar-benar didapatkan oleh Tuhan, dan inilah yang merupakan tujuan utama Tuhan dalam menyelamatkan manusia.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri II&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Demikianlah pengelolaan Tuhan: menyerahkan umat manusia kepada Iblis&amp;mdash;dan umat manusia yang tidak mengetahui siapa itu Tuhan, siapa itu Pencipta, bagaimana menyembah Tuhan, dan mengapa manusia perlu tunduk kepada Tuhan&amp;mdash;dan memberikan kebebasan kepada Iblis untuk merusak. Tahap demi tahap, Tuhan kemudian mengambil kembali manusia dari tangan Iblis, sampai manusia sepenuhnya menyembah Tuhan dan menolak Iblis. Inilah pengelolaan Tuhan. Semua ini terdengar seperti cerita khayalan, dan tampaknya membingungkan. Orang merasa bahwa cerita ini seperti cerita khayalan, dan hal itu karena mereka sama sekali tidak dapat membayangkan berapa banyak yang telah terjadi pada manusia selama beberapa ribu tahun terakhir, apalagi berapa banyak cerita yang telah terjadi di hamparan alam semesta ini. Tambahan pula, hal itu karena mereka tidak dapat memahami adanya dunia yang lebih mencengangkan dan menakutkan di luar dunia yang lahiriah, dunia yang tidak dapat dilihat oleh mata jasmani mereka. Perkara ini tampaknya tidak dapat dipahami oleh manusia, dan hal itu karena manusia tidak memiliki pengertian mengenai pentingnya pekerjaan penyelamatan Tuhan bagi umat manusia dan pentingnya pekerjaan pengelolaan Tuhan, dan tidak memahami apa yang pada akhirnya Tuhan harapkan bagi umat manusia. Apakah umat manusia ini serupa dengan Adam dan Hawa, yang belum dirusak oleh Iblis? Tidak! Pengelolaan Tuhan bertujuan untuk mendapatkan sekelompok orang yang menyembah Tuhan dan tunduk kepada-Nya. Umat manusia ini telah dirusak oleh Iblis, tetapi tidak lagi menganggap Iblis sebagai bapanya. Ia mengenali wajah Iblis yang buruk rupa dan menolaknya, dan datang ke hadapan Tuhan untuk menerima penghakiman dan hajaran-Nya. Ia mengetahui apa yang buruk, dan bagaimana yang buruk itu berlawanan dengan yang kudus, dan ia mengakui keagungan Tuhan dan kejahatan Iblis. Umat manusia yang semacam ini tidak akan bekerja untuk Iblis lagi, ataupun menyembah Iblis, atau memuja Iblis. Hal itu karena merekalah sekelompok orang yang benar-benar telah didapatkan oleh Tuhan. Inilah makna penting pengelolaan Tuhan terhadap umat manusia.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Manusia Hanya Dapat Diselamatkan dalam Pengelolaan Tuhan&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Tuhan menciptakan manusia dan menempatkan mereka di bumi, serta dibimbing-Nya mereka hingga saat ini. Lalu Dia menyelamatkan manusia dan menjadi korban penghapus dosa bagi manusia. Pada akhirnya, Dia masih harus menaklukkan manusia, menyelamatkan mereka sepenuhnya, dan memulihkan gambar asli mereka. Inilah pekerjaan yang telah dilakukan-Nya sejak awal hingga akhir&amp;mdash;memulihkan manusia kepada rupa dan gambar aslinya. Dia akan membangun kerajaan-Nya dan memulihkan gambar asli manusia, yang artinya Dia akan memulihkan otoritas-Nya di bumi dan di antara segala ciptaan. Manusia kehilangan hati yang takut akan Tuhan setelah dirusak Iblis dan kehilangan fungsi yang harus dimilikinya sebagai salah satu ciptaan Tuhan, dan menjadi musuh yang tidak taat kepada-Nya. Manusia telah hidup di bawah wilayah kekuasaan Iblis dan mengikuti perintahnya; karenanya, Tuhan tidak mungkin bekerja di tengah ciptaan-Nya, dan terlebih lagi, tidak dapat mendapatkan rasa takut dari ciptaan-Nya. Manusia diciptakan oleh Tuhan dan harus menyembah-Nya, tetapi justru berpaling dari-Nya dan menyembah Iblis. Iblis menjadi berhala di hati manusia. Oleh sebab itu, Tuhan kehilangan tempat-Nya di hati manusia, yang berarti Dia kehilangan arti penciptaan-Nya atas manusia, sehingga untuk memulihkan arti penciptaan-Nya itu, Dia harus memulihkan gambar asli manusia dan membebaskan mereka dari watak rusaknya. Untuk merebut kembali manusia dari Iblis, Dia harus menyelamatkan manusia dari dosa. Hanya dengan cara inilah, secara bertahap Dia dapat memulihkan gambar dan fungsi asli manusia, dan akhirnya memulihkan kerajaan-Nya. Penghancuran akhir atas orang-orang durhaka itu juga akan dilakukan demi memungkinkan manusia menyembah Tuhan dan hidup di bumi dengan lebih baik. Karena Tuhan menciptakan manusia, Dia akan membuat mereka menyembah-Nya; karena Dia ingin memulihkan fungsi asli manusia, Dia akan memulihkannya sepenuhnya, tanpa pemalsuan. Memulihkan otoritas-Nya berarti membuat manusia menyembah-Nya dan menaati-Nya; ini berarti Dia akan membuat manusia hidup karena Dia dan membuat musuh-musuh-Nya binasa karena otoritas-Nya; yang artinya Dia akan membuat setiap bagian terakhir dari diri-Nya bertahan di tengah manusia, tanpa penolakan dari mereka. Kerajaan yang ingin dibangun-Nya adalah kerajaan-Nya sendiri. Manusia yang diinginkan-Nya adalah yang menyembah-Nya, yang sepenuhnya taat kepada-Nya dan memiliki kemuliaan-Nya. Jika Dia tidak menyelamatkan manusia yang rusak, arti penciptaan-Nya atas manusia akan sia-sia belaka; Dia tidak akan memiliki otoritas lagi atas manusia, dan kerajaan-Nya tidak akan ada lagi di bumi. Jika Dia tidak menghancurkan musuh-musuh yang tidak taat kepada-Nya, Dia tidak akan sanggup memperoleh kemuliaan-Nya sepenuhnya, ataupun membangun kerajaan-Nya di bumi. Ini semua merupakan lambang selesainya pekerjaan-Nya dan lambang penyelesaian dari pencapaian besar-Nya: untuk benar-benar menghancurkan orang-orang di antara manusia yang tidak taat kepada-Nya, dan membawa mereka yang telah dilengkapi ke tempat perhentian. Saat manusia telah dipulihkan kepada gambar aslinya, saat manusia dapat memenuhi kewajibannya masing-masing, menjaga posisinya dan menaati semua pengaturan Tuhan, Tuhan akan memperoleh sekelompok orang di bumi yang menyembah-Nya, dan Dia juga akan membangun kerajaan di bumi yang menyembah-Nya. Dia akan meraih kemenangan abadi di atas bumi, dan mereka yang menentang-Nya akan binasa selamanya. Ini akan memulihkan maksud-Nya yang semula dalam menciptakan manusia; ini akan memulihkan tujuan-Nya dalam menciptakan segala sesuatu, dan ini akan memulihkan otoritas-Nya di bumi, otoritas-Nya di antara segala sesuatu, dan otoritas-Nya di antara musuh-musuh-Nya. Ini semua merupakan lambang kemenangan telak-Nya. Selanjutnya, manusia akan masuk ke tempat perhentian dan memasuki kehidupan yang mengikuti jalur yang benar. Tuhan juga akan masuk ke tempat perhentian kekal bersama manusia dan masuk ke dalam kehidupan abadi bersama manusia. Manusia yang kotor dan tidak taat yang hidup di bumi akan lenyap, begitu pula ratapan di bumi. Segala yang hidup di bumi yang menentang Tuhan tidak akan ada lagi. Hanya Tuhan dan orang-orang yang telah diselamatkan-Nya yang akan tinggal tetap; hanya ciptaan-Nya yang tinggal tetap.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama&quot; dalam &quot;&lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/the-word-appears-in-the-flesh.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&lt;/a&gt;&quot;&lt;br /&gt;
Usai melaksanakan 6.000 tahun pekerjaan-Nya sampai hari ini, Tuhan telah mengungkapkan banyak perbuatan-Nya, terutama untuk mengalahkan Iblis dan menyelamatkan seluruh umat manusia. Dia menggunakan kesempatan ini untuk memungkinkan segala sesuatu di surga, segala sesuatu di bumi, segala sesuatu yang ada dalam lautan serta setiap objek terakhir dari ciptaan Tuhan di bumi untuk menyaksikan kemahakuasaan Tuhan dan seluruh perbuatan Tuhan. Dia mengambil kesempatan mengalahkan Iblis untuk menyatakan segenap perbuatan-Nya kepada umat manusia dan memungkinkan manusia untuk memuji Dia dan meninggikan hikmat-Nya dalam mengalahkan Iblis. Segala sesuatu di bumi, di surga dan di dalam lautan memuliakan Dia, memuji kemahakuasaan-Nya, memuji segala perbuatan-Nya dan menyerukan nama-Nya yang kudus. Inilah bukti kekalahan Iblis oleh-Nya; inilah bukti penaklukan-Nya atas Iblis; dan terlebih penting lagi, inilah bukti penyelamatan-Nya atas manusia. Seluruh ciptaan Tuhan memuliakan Dia, memuji Dia karena mengalahkan musuh-Nya dan kembali dengan kemenangan serta memuji Dia sebagai Raja pemenang yang agung. Tujuan-Nya bukan hanya untuk mengalahkan Iblis, sehingga pekerjaan-Nya telah berlanjut selama 6.000 tahun. Dia menggunakan kekalahan Iblis untuk menyelamatkan manusia; Dia menggunakan kekalahan Iblis untuk mengungkapkan seluruh perbuatan-Nya dan menyatakan seluruh kemuliaan-Nya. Ia akan memperoleh kemuliaan, dan segenap malaikat akan menyaksikan segala kemuliaan-Nya. Para utusan di surga, manusia di bumi dan seluruh ciptaan di atas bumi akan menyaksikan kemuliaan Sang Pencipta. Inilah pekerjaan yang Dia lakukan. Ciptaan-Nya di surga dan di bumi semuanya akan menyaksikan kemuliaan-Nya, dan Dia akan kembali dengan kemenangan setelah sepenuhnya mengalahkan Iblis dan membiarkan umat manusia memuji Dia. Dengan demikian Dia akan berhasil mencapai kedua aspek ini. Pada akhirnya seluruh umat manusia akan ditaklukkan oleh-Nya, dan Dia akan memusnahkan siapa saja yang menolak atau memberontak, dengan kata lain, memusnahkan semua orang yang menjadi milik Iblis.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Engkau Seharusnya Tahu Bagaimana Seluruh Umat Manusia Telah Berkembang Hingga Hari Ini&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/pekerjaan_tuhan/2020-06-12-221</link>
			<category>Gereja Tuhan Yang Mahakuasa - Buku</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/pekerjaan_tuhan/2020-06-12-221</guid>
			<pubDate>Fri, 12 Jun 2020 08:04:44 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Lagu Rohani Kristen 2020 - Mereka yang Mengasihi Tuhan Hidup dalam Terang</title>
			<description>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/DFrjIzjsAks&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Mereka yang Mengasihi Tuhan Hidup dalam Terang&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/god_s_judgment_chastisement_is_love/2020-01-18-92&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Penghakiman Tuhan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
tahirkan k&apos;rusakan kita.&lt;br /&gt;
Kita hidup dalam t&apos;rang,&lt;br /&gt;
nikmati firman,&lt;br /&gt;
bahagia memuji Dia.&lt;br /&gt;
Jadi, menarilah!&lt;br /&gt;
Dan menyanyilah!&lt;br /&gt;
Ikut Tuhan dan t&apos;rus maju!&lt;br /&gt;
Jangan berpaling!&lt;br /&gt;
Kita harus tulus, harus mengabdi,...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/DFrjIzjsAks&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Mereka yang Mengasihi Tuhan Hidup dalam Terang&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/god_s_judgment_chastisement_is_love/2020-01-18-92&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Penghakiman Tuhan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
tahirkan k&apos;rusakan kita.&lt;br /&gt;
Kita hidup dalam t&apos;rang,&lt;br /&gt;
nikmati firman,&lt;br /&gt;
bahagia memuji Dia.&lt;br /&gt;
Jadi, menarilah!&lt;br /&gt;
Dan menyanyilah!&lt;br /&gt;
Ikut Tuhan dan t&apos;rus maju!&lt;br /&gt;
Jangan berpaling!&lt;br /&gt;
Kita harus tulus, harus mengabdi,&lt;br /&gt;
dan peduli kehendak-Nya&lt;br /&gt;
&apos;tuk mengasihi-Nya.&lt;br /&gt;
K&apos;rajaan-Nya milik yang mengasihi-Nya,&lt;br /&gt;
dan m&apos;reka hidup dalam terang.&lt;br /&gt;
Ya, m&apos;reka hidup dalam t&apos;rang.&lt;br /&gt;
Mengasihi Tuhan,&lt;br /&gt;
kita bahagia.&lt;br /&gt;
Kita diberkati saat&lt;br /&gt;
memuaskan kehendak-Nya.&lt;br /&gt;
Roh kita bebas&lt;br /&gt;
s&apos;bab lakukan keb&apos;naran.&lt;br /&gt;
Kita makin mengasihi-Nya.&lt;br /&gt;
Kita harus tulus, harus mengabdi,&lt;br /&gt;
dan peduli kehendak-Nya&lt;br /&gt;
&apos;tuk mengasihi-Nya.&lt;br /&gt;
K&apos;rajaan-Nya milik yang mengasihi-Nya,&lt;br /&gt;
dan m&apos;reka hidup dalam terang.&lt;br /&gt;
Ya, m&apos;reka hidup dalam t&apos;rang.&lt;br /&gt;
Mengasihi Tuhan,&lt;br /&gt;
kita bahagia.&lt;br /&gt;
Jalan hidup berliku,&lt;br /&gt;
tapi kita tak mundur,&lt;br /&gt;
tempuh jalan sukar,&lt;br /&gt;
setia sampai akhir,&lt;br /&gt;
mengasihi-Nya seumur hidup,&lt;br /&gt;
hidup dalam t&apos;rang s&apos;lamanya!&lt;br /&gt;
Kita harus tulus, harus mengabdi,&lt;br /&gt;
dan peduli kehendak-Nya&lt;br /&gt;
&apos;tuk mengasihi-Nya.&lt;br /&gt;
K&apos;rajaan-Nya milik yang mengasihi-Nya,&lt;br /&gt;
dan m&apos;reka hidup dalam terang.&lt;br /&gt;
Ya, m&apos;reka hidup dalam t&apos;rang.&lt;br /&gt;
Ya, m&apos;reka hidup&lt;br /&gt;
dalam t&apos;rang, dalam t&apos;rang.&lt;br /&gt;
dari &quot;Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru&quot;&lt;br /&gt;
Pilihan Klasik Saat Teduh- &lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/videos/english-christian-songs-with-lyrics.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Lagu Penyembahan Yang Menyentuh Hati&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/mereka_yang_mengasihi_tuhan_hidup_dalam_terang/2020-06-11-220</link>
			<category>Bacaan Firman Tuhan</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/mereka_yang_mengasihi_tuhan_hidup_dalam_terang/2020-06-11-220</guid>
			<pubDate>Thu, 11 Jun 2020 12:33:44 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Mengapa Tuhan Melakukan Pekerjaan Menyelamatkan Umat Manusia?</title>
			<description>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Firman Tuhan yang Relevan:&lt;br /&gt;
Pada mulanya, Tuhan sedang beristirahat. Tidak ada manusia atau apa pun di bumi pada waktu itu, dan Tuhan belum melakukan pekerjaan apa pun. Tuhan hanya mulai melakukan pekerjaan pengelolaan-Nya begitu umat manusia ada dan begitu umat manusia telah dirusak. Mulai dari saat inilah, Tuhan tidak lagi beristirahat, melainkan mulai menyibukkan diri-Nya di antara umat manusia. Oleh karena kerusakan manusialah, Tuhan direnggut dari istirahat-Nya, dan juga karena pemberontakan si penghulu malaikatlah, Tuhan direnggut dari istirahat-Nya. Jika Tuhan tidak mengalahkan Iblis dan menyelamatkan umat manusia, yang telah dirusak, Tuhan tidak akan pernah dapat masuk kembali ke tempat perhentian. S...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Firman Tuhan yang Relevan:&lt;br /&gt;
Pada mulanya, Tuhan sedang beristirahat. Tidak ada manusia atau apa pun di bumi pada waktu itu, dan Tuhan belum melakukan pekerjaan apa pun. Tuhan hanya mulai melakukan pekerjaan pengelolaan-Nya begitu umat manusia ada dan begitu umat manusia telah dirusak. Mulai dari saat inilah, Tuhan tidak lagi beristirahat, melainkan mulai menyibukkan diri-Nya di antara umat manusia. Oleh karena kerusakan manusialah, Tuhan direnggut dari istirahat-Nya, dan juga karena pemberontakan si penghulu malaikatlah, Tuhan direnggut dari istirahat-Nya. Jika Tuhan tidak mengalahkan Iblis dan menyelamatkan umat manusia, yang telah dirusak, Tuhan tidak akan pernah dapat masuk kembali ke tempat perhentian. Sama seperti manusia tidak memiliki tempat perhentian, demikian pula Tuhan. Ketika Tuhan sekali lagi masuk ke tempat perhentian, manusia pun akan masuk ke tempat perhentian. Kehidupan di tempat perhentian adalah kehidupan tanpa peperangan, tanpa kenajisan, tanpa ketidakbenaran yang bercokol. Ini berarti, kehidupan tanpa adanya godaan Iblis (di sini &quot;Iblis&quot; merujuk pada kekuatan musuh), tanpa kerusakan Iblis, dan tanpa masuknya serangan kekuatan apa pun yang bertentangan dengan Tuhan. Segala sesuatu mengikuti jenisnya masing-masing dan &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/only_worshiping_god_can_have_a_good_fate/2020-02-08-109&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;menyembah Tuhan&lt;/a&gt; atas ciptaan. Surga dan bumi sepenuhnya tenang. Inilah kehidupan tenang umat manusia. Ketika Tuhan memasuki tempat perhentian, tidak akan ada ketidakbenaran yang akan terus bercokol di bumi, dan tidak akan ada serangan masuk kekuatan musuh apa pun. Seluruh manusia pun akan masuk ke alam yang baru. Mereka bukan lagi umat manusia yang dirusak Iblis, melainkan yang telah diselamatkan setelah dirusak Iblis. Hari perhentian umat manusia juga merupakan hari perhentian Tuhan. Tuhan kehilangan istirahat-Nya karena ketidakmampuan manusia untuk masuk ke dalam tempat perhentian, bukan karena Ia pada mulanya tidak mampu beristirahat.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama&quot; dalam &quot;&lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/the-word-appears-in-the-flesh.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&lt;/a&gt;&quot;&lt;br /&gt;
Inilah faktanya: Ketika bumi belum ada, penghulu malaikat adalah yang terbesar dari para malaikat surga. Penghulu malaikat memiliki yurisdiksi atas segenap malaikat di surga; inilah otoritas yang Tuhan berikan. Terkecuali Tuhan, penghulu malaikat adalah yang terbesar dari segenap malaikat surga. Ketika kemudian Tuhan menciptakan umat manusia, penghulu malaikat melakukan pengkhianatan yang lebih besar terhadap Tuhan di atas bumi. Aku mengatakan ia mengkhianati Tuhan karena ia ingin mengelola umat manusia dan melampaui otoritas Tuhan. Dialah penghulu malaikat yang mencobai Hawa hingga jatuh ke dalam dosa; ia melakukannya karena ingin membangun kerajaannya di atas bumi dan membuat umat manusia mengkhianati Tuhan dan menaatinya. Ia melihat bahwa ada banyak hal yang mematuhinya; para malaikat mematuhinya, seperti yang dilakukan manusia di atas bumi. Burung dan binatang, pohon, hutan, gunung, sungai, dan segala sesuatu di atas muka bumi berada di bawah pemeliharaan manusia&amp;mdash;yaitu, Adam dan Hawa&amp;mdash;sementara Adam dan Hawa mematuhinya. Penghulu malaikat itu ingin melampaui otoritas Tuhan dan mengkhianati Dia. Kemudian ia menyebabkan banyak malaikat mengkhianati Tuhan, yang kemudian menjadi berbagai roh najis. Bukankah perkembangan manusia sampai hari ini disebabkan oleh kerusakan para penghulu malaikat? Umat manusia hanya seperti di zaman sekarang ini karena penghulu malaikat mengkhianati Tuhan dan merusak mereka. ... Umat manusia dan segala hal di bumi pada masa sekarang berada di bawah wilayah kekuasaan Iblis dan di bawah wilayah orang jahat. Tuhan ingin menyatakan perbuatan-Nya kepada segala sesuatu sehingga manusia dapat mengenal Dia, dan dengan demikian mengalahkan Iblis dan sepenuhnya mengalahkan musuh-musuh-Nya. Keseluruhan pekerjaan ini dicapai melalui pengungkapan perbuatan-Nya. Seluruh makhluk ciptaan-Nya berada di bawah wilayah kekuasaan Iblis, dan karenanya Dia ingin menyatakan kemahakuasaan-Nya kepada mereka, dengan jalan itu Dia mengalahkan Iblis. Jika tidak ada Iblis, Dia tidak perlu menyatakan perbuatan-Nya. Jika bukan karena gangguan Iblis, Dia tentu akan menciptakan umat manusia dan menuntun mereka untuk tinggal di Taman Eden. Mengapa Dia tidak pernah menyatakan seluruh perbuatan-Nya kepada para malaikat atau penghulu malaikat sebelum pengkhianatan Iblis? Jika para malaikat dan penghulu malaikat telah mengenal Dia, dan juga menaati-Nya sejak semula, Dia tentu tidak akan melakukan tindakan pekerjaan yang tidak berarti tersebut. Karena keberadaan Iblis dan roh-roh jahat, manusia menolak Dia dan dipenuhi dengan watak pemberontak, sehingga Tuhan hendak menyatakan perbuatan-Nya. Karena Dia ingin berperang melawan Iblis, Dia harus menggunakan otoritas-Nya sendiri untuk mengalahkan Iblis dan menggunakan semua perbuatan-Nya untuk mengalahkan Iblis. Dengan cara ini, pekerjaan penyelamatan yang Dia kerjakan di antara umat manusia akan membuat manusia melihat hikmat dan kemahakuasaan-Nya.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Engkau Seharusnya Tahu Bagaimana Seluruh Umat Manusia Telah Berkembang Hingga Hari Ini&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Di atas umat manusia, langit mendung, redup dan suram, tanpa secercah cahaya, dan dunia manusia terjerumus ke dalam kegelapan pekat, sehingga dia yang tinggal di dalamnya bahkan tidak bisa melihat tangannya yang terjulur di depan wajahnya ataupun melihat cahaya ketika dia menengadahkan kepalanya. Jalan yang dia lalui berlumpur dan penuh lubang, juga sangat berliku-liku; seluruh daratan bergelimang mayat. Sudut-sudut gelap dipenuhi dengan jasad manusia, dan di sudut-sudut dingin dan temaram, kerumunan setan telah tinggal di sana. Di mana-mana di dunia manusia, setan datang dan pergi bergerombol. Keturunan dari segala macam binatang, berlumur kenajisan, sedang terjebak di medan pertempuran dengan suara yang sangat menakutkan. Pada saat yang demikian, dalam dunia yang demikian, &quot;surga dunia&quot; yang demikian, ke mana dia mencari kebahagiaan hidup? Ke mana dia pergi menemukan tempat tujuan hidupnya? Umat manusia yang telah lama diinjak-injak oleh Iblis, sejak awal telah menjadi aktor yang menyandang gambar Iblis&amp;mdash;bahkan, menjadi jelmaan Iblis yang dengan lantang dan jelas memberi kesaksian untuk Iblis. Bagaimana bisa umat manusia yang sedemikian bobrok dan keturunan dari keluarga manusia yang sedemikian rusak menjadi saksi Tuhan? Dari manakah kemuliaan-Ku akan datang? Di manakah seseorang dapat mulai berbicara tentang kesaksian-Ku? Kepada musuh yang setelah merusak manusia dan melawan-Ku, ia telah mengambil alih umat manusia&amp;mdash;umat manusia yang Kuciptakan dahulu kala dan dipenuhi dengan kemuliaan dan cara hidup-Ku&amp;mdash;dan mengotori mereka. Dia telah merenggut kemuliaan-Ku, dan semua yang telah dia tanamkan kepada manusia adalah racun yang dipenuhi keburukan Iblis, dan esensi dari buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan jahat. Pada mulanya, Aku menciptakan umat manusia, yaitu nenek moyang manusia bernama Adam. Dia diberkati dengan rupa dan gambar, penuh kekuatan, penuh kegagahan, dan selain itu, ada di dalam kemuliaan-Ku. Itulah hari mulia ketika Aku menciptakan manusia. Setelah itu, Hawa diciptakan dari tubuh Adam, dan dia juga merupakan nenek moyang manusia, sehingga orang-orang yang Kuciptakan dipenuhi dengan napas dan kemuliaan-Ku. Adam lahir dari tangan-Ku dan merupakan perwujudan dari gambar-Ku. Dengan demikian, makna asli dari &quot;Adam&quot; adalah diciptakan oleh-Ku, dipenuhi dengan daya hidup-Ku, kemuliaan-Ku, memiliki rupa dan gambar, juga roh dan napas-Ku. Dia adalah satu-satunya makhluk ciptaan, memiliki roh, yang mampu mewakili-Ku, menyandang gambar-Ku, dan menerima napas-Ku. Pada awalnya, Hawa adalah manusia kedua yang diberkati dengan napas, penciptaannya telah Kutetapkan, sehingga makna asli dari &quot;Hawa&quot; adalah makhluk ciptaan yang akan meneruskan kemuliaan-Ku, dipenuhi dengan daya hidup-Ku, dan terlebih lagi diberkati dengan kemuliaan-Ku. Hawa berasal dari Adam sehingga dia juga memiliki gambar-Ku, karena dia adalah manusia kedua yang diciptakan berdasarkan gambar-Ku. Makna asli dari &quot;Hawa&quot; adalah manusia yang hidup dengan roh, daging, dan tulang, kesaksian-Ku yang kedua, juga gambar-Ku yang kedua di antara umat manusia. Mereka merupakan nenek moyang umat manusia, harta paling murni, dan berharga, sejak awal, mereka adalah makhluk hidup yang diberkati dengan roh. Namun, si jahat mengambil keturunan dari nenek moyang umat manusia itu dan menindas, serta menawan mereka, menjerumuskan dunia manusia ke dalam kegelapan total, dan membuatnya sedemikian rupa sehingga keturunan manusia itu tidak lagi percaya akan keberadaan-Ku. Bahkan yang lebih keji lagi, ialah ketika si jahat merusak dan menindas mereka, dia juga dengan kejamnya merenggut kemuliaan-Ku, kesaksian-Ku, daya hidup yang Kuberikan, napas dan kehidupan yang Kuhembuskan kepada mereka, seluruh kemuliaan-Ku di dunia manusia, dan darah yang telah Kucurahkan untuk umat manusia. Umat manusia tidak lagi berada dalam terang, mereka telah kehilangan segala yang Kuberikan, membuang kemuliaan yang Kuberikan. Bagaimana bisa mereka mengakui bahwa Akulah Tuhan dari segala makhluk ciptaan? Bagaimana bisa mereka terus percaya akan keberadaan-Ku di surga? Bagaimana bisa mereka menemukan perwujudan kemuliaan-Ku di atas bumi? Bagaimana bisa anak-cucu ini menerima Tuhan yang dihormati nenek moyangnya sebagai Tuhan Sang Pencipta? Anak-cucu yang menyedihkan ini dengan murah hatinya telah &quot;mempersembahkan&quot; kemuliaan, gambar, juga kesaksian yang Kuberikan kepada Adam dan Hawa, kepada si jahat, serta kehidupan yang Kuanugerahkan kepada umat manusia dan tempat mereka bergantung untuk bertahan hidup, serta, tanpa memedulikan sedikit pun akan kehadiran si jahat, mereka telah memberikan seluruh kemuliaan-Ku kepadanya. Bukankah ini asal dari sebutan &quot;sampah&quot;? Bagaimana bisa seperti itu: umat manusia, setan jahat, mayat hidup, sosok Iblis, dan musuh-musuh-Ku memiliki kemuliaan-Ku? Aku akan mengambil kembali kemuliaan dan kesaksian-Ku yang hidup di antara manusia; mengambil kembali segala yang pernah Kumiliki dan yang pernah Kuberikan kepada umat manusia sejak dahulu&amp;mdash;Aku akan sepenuhnya menaklukkan umat manusia. Akan tetapi, engkau harus tahu, manusia yang Kuciptakan adalah orang-orang kudus yang menyandang gambar dan kemuliaan-Ku. Mereka bukan berasal dari Iblis atau pun tempat pijakannya, tetapi mereka adalah perwujudan murni dari diri-Ku dan sama sekali bebas dari racun Iblis. Karena itu, Aku membiarkan umat manusia tahu bahwa Aku hanya menginginkan ciptaan tangan-Ku, yang kudus, yang Kucintai, dan yang bukan berasal dari entitas lain. Selain itu, Aku akan menikmatinya dan menganggapnya sebagai kemuliaan-Ku. Akan tetapi, yang Kuinginkan bukanlah umat manusia yang telah dirusak oleh Iblis, yang saat ini dimiliki oleh Iblis, dan tidak lagi menjadi ciptaan asli-Ku. Karena Aku berniat untuk mengambil kembali kemuliaan-Ku yang berada di dunia manusia, maka Aku akan mendapatkan kemenangan mutlak atas mereka yang tersisa di antara umat manusia, sebagai bukti dari Kemuliaan-Ku dalam mengalahkan Iblis. Aku hanya akan mengambil kesaksian-Ku sebagai kristalisasi diri-Ku, sebagai objek kesukaan-Ku. Inilah kehendak-Ku.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Makna Menjadi Seorang Pribadi Sejati&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Jika Anda ingin tahu lebih banyak, silakan hubungi kami:&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
1. Melalui Messenger Hubungi Kami:&lt;a href=&quot;https://bit.ly/3cMy90E&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;https://bit.ly/3cMy90E&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2.Hubungi kami di Whatsapp: +62-821-9979-5999&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/mengapa_tuhan_melakukan_pekerjaan_menyelamatkan_umat_manusia/2020-06-10-219</link>
			<category>Gereja Tuhan Yang Mahakuasa - Buku</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/mengapa_tuhan_melakukan_pekerjaan_menyelamatkan_umat_manusia/2020-06-10-219</guid>
			<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 12:50:33 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Lagu Rohani Kristen 2020 - Kemuliaan Tuhan Bersinar dari Timur</title>
			<description>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/QEgQftJcMzo&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Kemuliaan Tuhan Bersinar dari Timur&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Saat Tuhan masuk langit, bumi baru,&lt;br /&gt;
Dia ungkapkan bagian lain kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;
Dia tunjukkan pertama di Kanaan,&lt;br /&gt;
lalu seberkas terang sinari keg&apos;lapan bumi.&lt;br /&gt;
Biar s&apos;mua datang ke terang,&lt;br /&gt;
ambil kekuatannya,&lt;br /&gt;
dan kemuliaan-Nya kembali tampak ke semua bangsa.&lt;br /&gt;
Biar semua tahu Tuhan t&apos;lah datang ke bumi,&lt;br /&gt;
bawa kemuliaan dari Israel ke Timur.&lt;br /&gt;
Kemuliaan-Nya bersinar di Timur...</description>
			<content:encoded>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/QEgQftJcMzo&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Kemuliaan Tuhan Bersinar dari Timur&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Saat Tuhan masuk langit, bumi baru,&lt;br /&gt;
Dia ungkapkan bagian lain kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;
Dia tunjukkan pertama di Kanaan,&lt;br /&gt;
lalu seberkas terang sinari keg&apos;lapan bumi.&lt;br /&gt;
Biar s&apos;mua datang ke terang,&lt;br /&gt;
ambil kekuatannya,&lt;br /&gt;
dan kemuliaan-Nya kembali tampak ke semua bangsa.&lt;br /&gt;
Biar semua tahu Tuhan t&apos;lah datang ke bumi,&lt;br /&gt;
bawa kemuliaan dari Israel ke Timur.&lt;br /&gt;
Kemuliaan-Nya bersinar di Timur,&lt;br /&gt;
dibawa dari &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/tahukah_anda_dua_cara_yesus_kristus_akan_datang_kembali/2020-05-29-207&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Zaman Kasih Karunia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
Dia berangkat dari Israel,&lt;br /&gt;
lalu tibalah Dia di Timur, dan tinggal.&lt;br /&gt;
Saat t&apos;rang di Timur mulai benderang,&lt;br /&gt;
keg&apos;lapan di bumi menjadi terang.&lt;br /&gt;
Manusia tahu Tuhan kini di Timur,&lt;br /&gt;
dan Dia telah meninggalkan Israel.&lt;br /&gt;
Dulu Tuhan turun di Israel, lalu Dia t&apos;lah tinggalkan neg&apos;ri itu.&lt;br /&gt;
Dia takkan lahir lagi di Israel.&lt;br /&gt;
Kar&apos;na pekerjaan-Nya pimpin semesta,&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Kilat dari Timur&lt;/a&gt; ke Barat.&lt;br /&gt;
Tuhan datang ke Timur, bukan Barat.&lt;br /&gt;
Dan Dia membawa tanah Kanaan untuk m&apos;reka yang di neg&apos;ri Timur.&lt;br /&gt;
Dia ingin bawa semua orang ke Kanaan,&lt;br /&gt;
di sana Dia berfirman mengatur semesta.&lt;br /&gt;
Tiada t&apos;rang s&apos;lain yang di Kanaan,&lt;br /&gt;
dingin dan lapar di luar Kanaan.&lt;br /&gt;
Dia ingin bawa semua orang ke Kanaan,&lt;br /&gt;
di sana Dia berfirman mengatur semesta.&lt;br /&gt;
Saat ini, tidak ada terang di seluruh bumi selain di Kanaan,&lt;br /&gt;
dingin dan lapar di luar Kanaan,&lt;br /&gt;
dingin dan lapar di luar Kanaan.&lt;br /&gt;
dari &quot;Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru&quot;&lt;br /&gt;
Saat merasa jauh dari Tuhan, dengarkan sebuah &lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/videos/english-christian-songs-with-lyrics.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;lagu penyembahan yang menyentuh hati&lt;/a&gt;, merindukan kasih Tuhan&lt;br /&gt;
Terima kasih atas perhatian Anda pada blog saya! Sekarang nubuat kedatangan Tuhan Yesus telah digenapi, itu adalah waktu yang sangat penting untuk menyambut Tuhan Yesus, bagaimana kita dapat menyambut Tuhan dan dapat diangkat ke kerajaan surga? Jika Anda mengalami masalah dan kebingungan dalam iman dan kehidupan, silakan Anda untuk berdiskusi dan berkomunikasi dengan kita melalui Messenger.&lt;br /&gt;
1. Obrol bersama kami di Messenger: &lt;a href=&quot;https://bit.ly/3cMy90E&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;https://bit.ly/3cMy90E&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2. Hubungi kami via Whatsapp: +62-821-9979-5999&lt;br /&gt;
3.pertemuan online:&lt;a href=&quot;https://bit.ly/3bK48Ns&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;https://bit.ly/3bK48Ns&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/kemuliaan_tuhan_bersinar_dari_timur/2020-06-09-218</link>
			<category>Video Himne &amp; Serial MV</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/kemuliaan_tuhan_bersinar_dari_timur/2020-06-09-218</guid>
			<pubDate>Tue, 09 Jun 2020 12:12:01 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Lagu Rohani Kristen 2020 - Di Zaman Kerajaan, Tuhan Menyempurnakan Manusia dengan Firman</title>
			<description>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/JFaWbp1YPCE&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Di Zaman Kerajaan, Tuhan Menyempurnakan Manusia dengan Firman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Di zaman ini, Tuhan akan mewujudkankenyataan ini di antaramu sekalian:&lt;br /&gt;
bahwa setiap manusia akan hidupdalam &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/god_s_word_provided/2020-03-12-134&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;firman Tuhan&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt;
akan dapat melakukan kebenaran,&lt;br /&gt;
dan akan mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh;&lt;br /&gt;
bahwa semua manusia akan menggunakanfirman Tuhan sebagai dasar&lt;br /&gt;
dan realitas...</description>
			<content:encoded>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/JFaWbp1YPCE&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Di Zaman Kerajaan, Tuhan Menyempurnakan Manusia dengan Firman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Di zaman ini, Tuhan akan mewujudkankenyataan ini di antaramu sekalian:&lt;br /&gt;
bahwa setiap manusia akan hidupdalam &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/god_s_word_provided/2020-03-12-134&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;firman Tuhan&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt;
akan dapat melakukan kebenaran,&lt;br /&gt;
dan akan mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh;&lt;br /&gt;
bahwa semua manusia akan menggunakanfirman Tuhan sebagai dasar&lt;br /&gt;
dan realitas mereka,&lt;br /&gt;
dan memiliki hatiyang penuh rasa hormat kepada Tuhan;&lt;br /&gt;
dan melalui pengamalan firman Tuhan,&lt;br /&gt;
manusia kemudian akan menggunakankekuasaan raja bersama-sama dengan Tuhan.&lt;br /&gt;
Inilah pekerjaan yang akan Tuhan capai.&lt;br /&gt;
Tuhan menggunakan firman untuk memerintah manusia.&lt;br /&gt;
Engkau merasa senangjika makan dan minum firman Tuhan,&lt;br /&gt;
dan jika tidak melakukannya,&lt;br /&gt;
engkau tidak akan memperolehjalan yang harus diikuti.&lt;br /&gt;
Firman Tuhan menjadi makanan manusiadan kekuatan yang menggerakkannya.&lt;br /&gt;
Alkitab mengatakan bahwa&quot;Manusia hidup bukan hanya dari roti,&lt;br /&gt;
melainkan dari setiap firmanyang keluar dari mulut Tuhan.&quot;&lt;br /&gt;
Inilah pekerjaan yang akan diselesaikanoleh Tuhan sampai hari ini.&lt;br /&gt;
Dia akan mewujudkan kebenaran inidi dalam engkau sekalian.&lt;br /&gt;
Di zaman ini, Tuhan terutama menggunakanfirman untuk mengatur segalanya.&lt;br /&gt;
Melalui firman Tuhan,manusia dihakimi dan disempurnakan,&lt;br /&gt;
lalu akhirnya dibawa ke dalam kerajaan.&lt;br /&gt;
Hanya firman Tuhan yang dapatmembekali kehidupan manusia,&lt;br /&gt;
dan hanya firman Tuhan yang dapatmemberi terang kepada manusia&lt;br /&gt;
dan jalan kepada pengamalan,&lt;br /&gt;
khususnya di Zaman Kerajaan.&lt;br /&gt;
Selama engkau setiap hari makan&lt;br /&gt;
dan minum firman-Nyatanpa menyimpang dari realitas firman Tuhan,&lt;br /&gt;
Tuhan akan dapat menyempurnakanmu.&lt;br /&gt;
Dan minum firman-Nyatanpa menyimpang dari realitas firman Tuhan,&lt;br /&gt;
Tuhan akan dapat menyempurnakanmu.&lt;br /&gt;
dari &quot;Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru&quot;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/videos/english-christian-songs-with-lyrics.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Lagu penyembahan yang menyentuh hati&lt;/a&gt;,merindukan kasih Tuhan dalam suara musik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/zaman_kerajaan_tuhan_menyempurnakan_manusia_dengan_firman/2020-06-08-217</link>
			<category>Video Himne &amp; Serial MV</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/zaman_kerajaan_tuhan_menyempurnakan_manusia_dengan_firman/2020-06-08-217</guid>
			<pubDate>Mon, 08 Jun 2020 12:15:44 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Bagaimana cara memahami bahwa Kristus adalah kebenaran, jalan, dan hidup?</title>
			<description>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&amp;nbsp;Bagaimana cara memahami bahwa Kristus adalah kebenaran, jalan, dan hidup?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ayat Alkitab untuk Referensi:&lt;br /&gt;
&quot;Pada awalnya adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Tuhan, dan Firman itu adalah Tuhan. Firman pada awalnya bersama-sama dengan Tuhan&quot; (Yohanes 1:1-2).&lt;br /&gt;
&quot;Dan Firman itu menjadi manusia, dan tinggal di tengah-tengah kita, dipenuhi &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/with_grace_of_god_found_true_home/2019-10-29-10&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kasih karunia&lt;/a&gt; dan kebenaran&quot; (Yoha...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&amp;nbsp;Bagaimana cara memahami bahwa Kristus adalah kebenaran, jalan, dan hidup?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ayat Alkitab untuk Referensi:&lt;br /&gt;
&quot;Pada awalnya adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Tuhan, dan Firman itu adalah Tuhan. Firman pada awalnya bersama-sama dengan Tuhan&quot; (Yohanes 1:1-2).&lt;br /&gt;
&quot;Dan Firman itu menjadi manusia, dan tinggal di tengah-tengah kita, dipenuhi &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/with_grace_of_god_found_true_home/2019-10-29-10&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kasih karunia&lt;/a&gt; dan kebenaran&quot; (Yohanes 1:14).&lt;br /&gt;
&quot;Akulah jalan, kebenaran, dan hidup: tidak ada manusia yang datang kepada Bapa, tanpa melalui Aku&quot; (Yohanes 14:6).&lt;br /&gt;
&quot;Segala perkataan yang Aku katakan kepadamu adalah roh dan kehidupan&quot; (Yohanes 6:63).&lt;br /&gt;
Firman Tuhan yang Relevan:&lt;br /&gt;
Jalan kehidupan bukan sesuatu yang bisa dimiliki oleh siapa pun, dan itu tidak mudah diperoleh oleh semua manusia. Itu karena hidup hanya berasal dari Tuhan, yang artinya, hanya Tuhan sendiri yang memiliki hakikat kehidupan, tidak ada jalan kehidupan tanpa Tuhan itu sendiri, dan hanya Tuhan yang menjadi sumber kehidupan dan aliran air hidup yang abadi. Sejak Ia menciptakan dunia, Tuhan telah melakukan banyak pekerjaan yang meliputi vitalitas hidup, yang memberikan kehidupan bagi manusia, dan telah membayar harga yang mahal agar manusia bisa beroleh hidup. Tuhan melakukannya karena Tuhan sendiri adalah hidup yang kekal, dan Tuhan sendirilah jalan kebangkitan bagi manusia. Tuhan tidak pernah menjauh dari hati manusia, dan selalu tinggal di antara manusia. Ia menjadi kekuatan penggerak dalam hidup manusia, landasan eksistensi manusia, dan simpanan yang melimpah bagi eksistensi manusia setelah dilahirkan. Ia menyebabkan manusia dilahirkan kembali, dan memampukan manusia menjalani setiap perannya dengan gigih. Berkat kuasa-Nya, dan kekuatan hidup-Nya yang tidak terpadamkan, manusia telah hidup selama generasi demi generasi, dan selama itulah kuasa kehidupan Tuhan telah menjadi landasan bagi eksistensi manusia, dan karenanya Tuhan telah membayar harga yang tidak pernah dibayarkan oleh manusia biasa mana pun. Kekuatan hidup Tuhan dapat mengatasi kekuatan mana pun, serta melampaui kekuatan lainnya. Kehidupan-Nya kekal, kuasa-Nya menakjubkan, dan kekuatan hidup-Nya tidak mudah ditundukkan oleh makhluk ciptaan atau kekuatan musuh mana pun. Kekuatan hidup Tuhan sungguh nyata, dan memancarkan cahaya terang kapan pun dan di mana pun. Langit dan bumi dapat mengalami perubahan dahsyat, tetapi kehidupan Tuhan tetap kekal untuk selama-lamanya. Segala sesuatu akan berlalu, tetapi kehidupan Tuhan tetap bertahan, karena Tuhan adalah sumber eksistensi dari segala sesuatu, dan akar dari segala eksistensi itu. Kehidupan manusia berasal dari Tuhan, surga pun ada karena Tuhan, dan eksistensi bumi berasal dari kekuatan kehidupan Tuhan. Tidak ada satu objek pun yang memiliki vitalitas yang dapat melampaui kedaulatan Tuhan, dan tidak ada apa pun yang cukup kuat untuk melepaskan diri dari jangkauan otoritas Tuhan. Oleh karena itu, siapa pun mereka, semua orang harus tunduk di bawah kekuasaan Tuhan, semua orang harus hidup mematuhi perintah Tuhan, dan tidak ada seorang pun yang bisa luput dari kendali-Nya.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal&quot; dalam &quot;&lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/the-word-appears-in-the-flesh.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&lt;/a&gt;&quot;&lt;br /&gt;
Tuhan sendiri adalah kehidupan dan kebenaran, dan kehidupan dan kebenaran-Nya hidup berdampingan. Mereka yang tidak bisa memperoleh kebenaran tidak akan mendapatkan kehidupan. Tanpa bimbingan, dukungan, dan pembekalan kebenaran, engkau hanya akan mendapatkan huruf-huruf tertulis, doktrin, serta kematian. Kehidupan Tuhan tidak berkesudahan, serta kebenaran dan kehidupan-Nya hidup berdampingan. Jika engkau tidak bisa menemukan sumber kebenaran, engkau tidak akan memperoleh nutrisi kehidupan. Jika engkau tidak bisa mendapatkan penyediaan kehidupan, engkau tentu tidak akan memperoleh kebenaran. Karena itu, terlepas dari berbagai imajinasi dan konsepsi, seluruh tubuhmu tidak akan ada artinya dan hanya akan menjadi daging, dagingmu yang berbau busuk. Ketahuilah bahwa kata-kata dalam buku bukan kehidupan, catatan sejarah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan berbagai doktrin masa lalu tidak bisa menjadi catatan tentang firman yang diucapkan oleh Tuhan saat ini. Hanya hal-hal yang diungkapkan Tuhan ketika Ia datang ke dunia dan tinggal di antara manusia adalah kebenaran, kehidupan, kehendak Tuhan, dan cara kerja-Nya saat ini.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Kristus akhir zaman membawa kehidupan, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh kehidupan, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan menjadi berkenan di hadapan Tuhan.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Kali ini, Tuhan melakukan pekerjaan bukan dalam tubuh rohani, tapi dalam tubuh yang sangat biasa. Tubuh itu bukan saja inkarnasi Tuhan yang kedua, tetapi juga tubuh yang dipakai Tuhan saat Ia datang kembali. Tubuh ini daging yang sangat biasa. Pada diri-Nya, tidak ada yang berbeda dari tubuh lainnya, tetapi dari diri-Nya, engkau dapat menerima kebenaran yang belum pernah engkau dengar sebelumnya. Daging yang tak berarti ini merupakan perwujudan seluruh firman kebenaran dari Tuhan, yang melangsungkan pekerjaan Tuhan di akhir zaman, dan merupakan perungkapan keseluruhan watak Tuhan untuk dapat dikenal manusia. Tidakkah engkau sangat rindu melihat Tuhan di dalam surga? Tidakkah engkau sangat rindu memahami Tuhan di dalam surga? Tidakkah engkau sangat rindu melihat tempat tujuan umat manusia? Ia akan membukakan seluruh rahasia yang tak bisa diberitahukan oleh siapa pun juga kepadamu, dan Ia juga akan membukakan kebenaran-kebenaran yang tidak engkau pahami. Ia adalah pintu gerbangmu untuk bisa masuk ke dalam kerajaan, dan pemandumu untuk memasuki zaman yang baru. Daging yang amat biasa itu menyimpan banyak misteri yang tak terselami. Perbuatan-perbuatan-Nya mungkin tidak dapat engkau pahami, tetapi tujuan seluruh pekerjaan yang dilakukan-Nya cukup bagimu untuk bisa melihat bahwa Dia bukanlah sekadar daging biasa sebagaimana diyakini manusia. Sebab, Ia merepresentasikan kehendak Tuhan sekaligus pemeliharaan-Nya yang Ia perlihatkan kepada umat manusia di akhir zaman. Meskipun engkau tidak dapat mendengar firman-firman yang diucapkan-Nya, yang tampaknya telah mengguncangkan langit dan bumi, atau melihat mata-Nya yang bagaikan nyala api, dan meskipun engkau tidak dapat merasakan hajaran gada besi-Nya, engkau dapat mendengar murka-Nya melalui firman-Nya dan mengetahui bahwa Tuhan memperlihatkan belas kasihan-Nya kepada umat manusia. Engkau dapat melihat watak Tuhan yang benar dan juga hikmat-Nya, dan terlebih lagi, menyadari perhatian dan pemeliharaan Tuhan atas seluruh umat manusia. Pekerjaan Tuhan di akhir zaman bertujuan supaya manusia dapat melihat Tuhan di surga hidup di antara manusia di bumi, dan supaya manusia dapat mengenal, menaati, menghormati, dan mengasihi Tuhan. Inilah mengapa Ia kembali menjadi daging untuk kedua kalinya. &amp;hellip;&lt;br /&gt;
&amp;hellip; Fakta bahwa engkau telah hidup hingga hari ini adalah berkat daging ini. Karena Tuhan yang hidup dalam daginglah engkau sekalian memiliki kesempatan untuk hidup. Seluruh keberuntungan ini telah diperoleh oleh karena manusia biasa ini. Bukan itu saja, melainkan akhirnya segala bangsa akan menyembah manusia biasa ini, sekaligus mengucapkan syukur dan menaati manusia yang tak berarti ini, sebab kebenaran, hidup, dan jalan yang telah didatangkan-Nyalah yang sudah menyelamatkan seluruh umat manusia, mendamaikan pertentangan antara Tuhan dan manusia, memintas jarak di antara mereka, dan membuka hubungan antara pikiran Tuhan dan manusia. Dia jugalah yang telah mendatangkan kemuliaan yang lebih besar bagi Tuhan. Bukankah manusia biasa seperti ini layak engkau percayai dan puja? Bukankah daging biasa seperti ini layak disebut Kristus? Dapatkah manusia biasa seperti ini bukan merupakan pengungkapan diri Tuhan di antara manusia? Bukankah manusia seperti ini, yang membantu umat manusia lolos dari bencana, layak engkau kasihi dan pegang erat? Jika engkau menolak kebenaran yang terucap dari mulut-Nya dan juga membenci keberadaan-Nya di antaramu, nasib seperti apa yang akan menimpamu?&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Sudah Tahukah Engkau? Tuhan Telah Melakukan Hal yang Hebat di antara Manusia&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Tetapi orang biasa yang bersembunyi di tengah orang banyak inilah yang melakukan pekerjaan baru dalam menyelamatkan kita. Dia tidak memberi kita penjelasan apa pun, atau memberitahukan kepada kita alasan Dia telah datang, melainkan semata-mata melakukan pekerjaan yang Dia berniat lakukan dalam langkah-langkah yang terukur dan sesuai dengan rencana-Nya. Firman dan perkataan-Nya menjadi lebih sering. Dari menghibur, menasihati, mengingatkan, dan memperingatkan, hingga menegur dan mendisiplinkan; dari yang bernada lembut dan ringan, hingga firman yang dahsyat dan megah&amp;mdash;semata-mata untuk menganugerahkan rahmat kepada manusia dan membangkitkan perasaan gentar dalam diri manusia. Semua yang Dia katakan tepat sasaran mengenai rahasia terdalam yang kita sembunyikan dalam diri, firman-Nya menyengat hati, menyengat roh kita, dan membuat kita penuh rasa malu yang tak tertanggungkan, tak tahu ke mana harus menyembunyikan diri. ...&lt;br /&gt;
Dengan tidak diketahui oleh kita, manusia yang tidak berarti ini telah memimpin kita selangkah demi selangkah dalam pekerjaan Tuhan. Kita melewati banyak ujian, menanggung begitu banyak hajaran, dan diuji oleh kematian. Kita belajar tentang watak Tuhan yang benar dan megah, menikmati juga kasih dan rahmat-Nya, menghargai kuasa Tuhan yang besar dan hikmat-Nya, menyaksikan keindahan Tuhan, dan memandang hasrat Tuhan yang menggebu-gebu untuk menyelamatkan manusia. Dalam perkataan-perkataan orang biasa ini, kita jadi mengenal watak dan substansi Tuhan, mengerti kehendak Tuhan, mengenal sifat dan substansi manusia, dan melihat jalan menuju keselamatan dan kesempurnaan. Firman-Nya membuat kita &quot;mati&quot; dan selanjutnya membuat kita &quot;lahir kembali&quot;; firman-Nya membawa penghiburan bagi kita, tetapi juga membuat kita merasa bersalah dan berutang, firman-Nya membawa damai dan sukacita bagi kita, tetapi juga rasa sakit tak terhingga. Terkadang, kita sama seperti domba menuju pembantaian di tangan-Nya; terkadang, kita seperti biji mata-Nya dan menikmati kasih-Nya yang lembut; terkadang, kita seperti musuh-Nya, dan di bawah tatapan mata-Nya diubah menjadi abu oleh kemurkaan-Nya. Kita adalah umat manusia yang diselamatkan oleh-Nya, kita hanyalah belatung di mata-Nya dan kita adalah domba yang siang dan malam ingin Dia temukan. Dia berbelas kasih pada kita, Dia memandang rendah kita, Dia membangkitkan kita, Dia menghibur dan menasihati kita, Dia membimbing dan menerangi kita, Dia menghajar dan mendisiplinkan kita, dan bahkan mengutuki kita. Siang dan malam, Dia tak pernah berhenti mengkhawatirkan kita, melindungi dan memedulikan kita siang dan malam, tidak pernah meninggalkan kita, melainkan mencurahkan darah-Nya demi kita, serta rela membayar harga apa pun demi kita. Dalam perkataan dari tubuh daging yang kecil dan biasa ini, kita menikmati keseluruhan Tuhan dan melihat tempat tujuan yang Tuhan karuniakan kepada kita. &amp;hellip;&lt;br /&gt;
Tuhan melanjutkan perkataan-Nya, menerapkan berbagai metode dan perspektif untuk memperingatkan kita tentang apa yang harus dilakukan sekaligus menyuarakan isi hati-Nya. Firman-Nya mengandung kuasa kehidupan, menunjukkan kepada kita jalan yang harus kita tempuh, dan memungkinkan kita mengerti apa kebenaran itu. Kita mulai tertarik oleh firman-Nya, kita mulai fokus pada nada dan cara bicara-Nya dan tanpa sadar, kita mulai tertarik dengan perasaan terdalam dari orang yang sangat biasa ini. Dia mencurahkan darah-Nya untuk bekerja demi kita, kurang tidur dan makan bagi kita, menangisi kita, mengeluh karena kita, merintih dalam sakit bagi kita, dihina bagi tempat tujuan dan keselamatan kita, dan kedegilan serta pemberontakan kita memeras darah dan air mata dari hati-Nya. Kondisi keberadaan hidup dan kepemilikan semacam ini tidak dimiliki oleh manusia biasa, maupun dipunyai atau diperoleh oleh manusia rusak mana pun. Dia menunjukkan kesabaran dan toleransi yang tidak dimiliki orang biasa dan kasih-Nya bukanlah sesuatu yang telah dianugerahkan kepada makhluk ciptaan mana pun. Tidak ada orang selain Dia yang bisa tahu seluruh pikiran kita atau mengerti sifat dan substansi kita dengan begitu jelas dan menyeluruh, atau menghakimi pemberontakan dan kerusakan manusia, atau berbicara kepada kita dan bekerja di antara kita seperti ini atas nama Tuhan di surga. Tidak ada orang di luar Dia yang dianugerahi otoritas, hikmat, dan kewibawaan Tuhan; watak Tuhan dan apa yang dimiliki-Nya dan siapa Dia dinyatakan dalam seluruh keberadaannya, dalam diri-Nya. Tidak ada orang selain Dia yang bisa menunjukkan jalan dan membawa terang kepada kita. Tidak ada orang selain Dia yang bisa menyatakan misteri yang belum Tuhan bukakan sejak penciptaan sampai sekarang. Tidak ada orang selain Dia yang bisa menyelamatkan kita dari ikatan Iblis dan watak kita sendiri yang rusak. Dia mewakili Tuhan. Dia mengungkapkan isi hati Tuhan yang terdalam, dorongan Tuhan, dan firman penghakiman Tuhan terhadap seluruh umat manusia. Dia telah memulai zaman baru, era baru, dan mengantarkan datangnya langit dan bumi baru, serta pekerjaan baru, dan membawakan kita harapan, mengakhiri hidup yang kita jalani dalam kesamaran dan memungkinkan seluruh keberadaan diri kita untuk memandang jalan menuju keselamatan dengan sejelas-jelasnya. Dia sudah menaklukkan seluruh keberadaan kita dan mendapatkan hati kita. Sejak saat itu, pikiran kita telah menjadi sadar dan roh kita dibangkitkan: Orang biasa yang tidak penting ini, yang hidup di antara kita dan sudah lama ditolak oleh kita&amp;mdash;bukankah ini Tuhan Yesus yang selalu ada dalam pikiran kita, dalam sadar maupun mimpi, dan selalu kita rindukan siang dan malam? Itu Dia! Itu benar-benar Dia! Dia Tuhan kita! Dia jalan, kebenaran, dan kehidupan! Dia memungkinkan kita hidup lagi, dan melihat terang, dan menghentikan hati kita dari pengembaraan. Kita sudah kembali ke rumah Tuhan, kita sudah kembali ke hadapan takhta-Nya, kita berhadapan muka dengan-Nya, kita sudah menyaksikan wajah-Nya, dan kita telah melihat jalan yang terbentang di depan.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Memandang Penampakan Tuhan dalam Penghakiman dan Hajaran-Nya&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Di Zaman Kerajaan, Tuhan menggunakan firman untuk menghantarkan zaman yang baru, mengubah metode pekerjaan-Nya, dan melakukan pekerjaan untuk seluruh zaman itu. Inilah prinsip yang Tuhan gunakan untuk bekerja di Zaman Firman. Dia menjadi manusia untuk berbicara dari perspektif yang berbeda, memampukan manusia supaya sungguh-sungguh melihat Tuhan yaitu Firman yang menampakkan diri dalam rupa manusia, serta hikmat dan keajaiban-Nya. Pekerjaan semacam itu dilakukan agar lebih mencapai tujuan menaklukkan, menyempurnakan, dan menyingkirkan manusia. Inilah makna sebenarnya dari penggunaan firman untuk bekerja di Zaman Firman. Melalui firman, manusia menjadi tahu akan pekerjaan Tuhan, watak-Nya, esensi manusia, dan apa yang seharusnya manusia masuki. Melalui firman, pekerjaan yang hendak Tuhan kerjakan di Zaman Firman diwujudkan secara keseluruhan. Melalui firman, manusia diungkapkan, disingkirkan, dan diuji. Manusia telah menyaksikan firman, mendengar firman, dan menjadi sadar akan keberadaan firman. Akibatnya, ia percaya akan keberadaan Tuhan, dalam kemahakuasaan dan hikmat Tuhan, serta dalam kasih-Nya bagi manusia dan keinginan-Nya untuk menyelamatkan manusia. Meskipun kata &quot;firman&quot; itu sederhana dan lumrah, firman dari mulut Tuhan yang berinkarnasi mengguncang seluruh alam semesta. Firman mengubah hati, gagasan, dan watak lama manusia, serta cara seluruh dunia biasanya muncul. Selama berabad-abad, hanya Tuhan pada masa sekarang yang bekerja dengan cara ini, dan hanya Dia yang berbicara serta datang untuk menyelamatkan manusia dengan cara demikian. Mulai saat ini dan seterusnya, manusia hidup di bawah bimbingan firman, digembalakan dan dibekali oleh firman. Seluruh umat manusia telah hidup di dunia firman, di dalam kutuk dan berkat dari firman Tuhan, dan bahkan ada lebih banyak manusia yang telah hidup di bawah penghakiman dan hajaran firman. Firman dan pekerjaan ini semuanya demi keselamatan manusia, demi memenuhi kehendak Tuhan, dan demi mengubah penampakan asli dari dunia ciptaan lama. Tuhan menciptakan dunia dengan firman, menuntun manusia dari seluruh alam semesta dengan firman, serta kembali menaklukkan dan menyelamatkan mereka dengan firman. Akhirnya, Dia akan menggunakan firman untuk membawa seluruh dunia lama pada kesudahannya. Baru setelah itu rencana pengelolaan sepenuhnya tuntas.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Zaman Kerajaan adalah Zaman Firman&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Firman telah menjadi manusia dan Roh kebenaran telah diwujudkan dalam rupa manusia&amp;mdash;bahwa seluruh kebenaran, jalan, dan hidup itu telah datang dalam rupa manusia, dan Roh Tuhan sesungguhnya telah tiba di bumi dan Roh telah datang dalam wujud manusia. Meskipun, secara dangkal, ini tampak berbeda dari dikandung oleh Roh Kudus, dalam pekerjaan ini engkau sekalian dapat melihat lebih jelas bahwa Roh telah diwujudkan dalam rupa manusia, dan, terlebih lagi, Firman telah menjadi manusia, dan Firman itu telah menampakkan diri dalam rupa manusia. Engkau dapat memahami makna sebenarnya dari firman berikut: pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu bersama Tuhan, dan Firman itu adalah Tuhan. Selain itu, engkau harus memahami bahwa firman di masa sekarang adalah Tuhan, dan engkau harus memandang Firman yang menjadi manusia. Inilah kesaksian terbaik yang dapat engkau berikan. Ini membuktikan bahwa engkau memiliki pengetahuan sejati tentang Tuhan yang mengambil rupa manusia&amp;mdash;engkau tidak hanya mampu mengenal Dia, tetapi juga mengetahui bahwa jalan yang engkau tempuh saat ini adalah jalan kebenaran dan hidup. Yesus mengerjakan suatu tahap pekerjaan yang hanya memenuhi substansi dari &quot;Firman itu bersama-sama dengan Tuhan&quot;: kebenaran Tuhan ada bersama dengan Dia, dan Roh Tuhan ada bersama manusia dan tidak dapat dipisahkan dari-Nya, yaitu, inkarnasi daging Tuhan ada bersama Roh Tuhan, yang merupakan bukti lebih besar bahwa inkarnasi Yesus adalah inkarnasi Tuhan yang pertama. Tahap pekerjaan ini menggenapi makna inti dari &quot;Firman menjadi manusia&quot;, memberikan makna yang lebih dalam pada &quot;Firman itu bersama dengan Tuhan, dan Firman itu adalah Tuhan&quot;, dan memungkinkan engkau agar yakin memercayai firman bahwa &quot;pada mulanya adalah Firman&quot;. Artinya, pada saat penciptaan, Tuhan memiliki firman, firman-Nya ada bersama-sama dengan Dia dan tidak dapat dipisahkan dari-Nya. Zaman akhir bahkan semakin memperjelas kuasa dan otoritas firman-Nya, dan memungkinkan manusia untuk mengerti semua firman-Nya&amp;mdash;mendengar seluruh firman-Nya. Demikianlah pekerjaan dari zaman akhir. Engkau harus mulai menyelami firman Tuhan. Ini bukan masalah tentang mengenal daging, tetapi mengetahui tentang daging dan Firman. Inilah yang harus engkau saksikan, yang harus diketahui semua orang.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Penerapan (4)&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Firman-Ku adalah kebenaran yang tidak pernah berubah. Aku adalah sumber kehidupan bagi manusia dan satu-satunya penuntun umat manusia. Nilai dan arti firman-Ku tidak ditentukan dari pengakuan atau penerimaan umat manusia, tetapi berdasarkan hakikat dari firman itu sendiri. Meskipun tidak seorang pun di dunia ini yang dapat menerima firman-Ku, nilai-nilai firman-Ku dan pertolongannya bagi umat manusia tak dapat diukur oleh siapa pun. Oleh karena itu, saat menghadapi banyak orang yang memberontak, menyangkal, atau sangat menghina firman-Ku, Pendirian-Ku hanyalah seperti ini: Biarkan waktu dan fakta menjadi saksi-Ku dan menunjukkan bahwa firman-Ku adalah kebenaran, jalan dan hidup. Biarkan mereka menunjukkan bahwa semua yang Kufirmankan adalah benar, dan dengan firman itu setiap orang harus diperlengkapi, dan terlebih lagi, itulah yang harus diterima oleh manusia. Aku akan membiarkan semua yang mengikut Aku mengetahui fakta ini: orang-orang yang tidak dapat menerima firman-Ku sepenuhnya, mereka yang tidak dapat melakukan firman-Ku, yang tidak dapat menemukan tujuan dalam firman-Ku, dan yang tidak dapat menerima keselamatan karena firman-Ku, adalah mereka yang telah dikutuk oleh firman-Ku dan telah kehilangan keselamatan dari-Ku, dan tongkat-Ku tidak akan pernah berpaling dari mereka.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Engkau Sekalian Harus Mempertimbangkan Perbuatanmu&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Bagaimana kita dapat menyambut Tuhan di hari-hari terakhir ini? Bagaimana kita bisa memasuki kerajaan surga untuk mendapat kehidupan yang kekal? Tuhan Yesus berkata, &quot;Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka engkau akan menemukan; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu&quot; (Matius 7: 7) Jika Anda ingin tahu misteri kedatangan kembalinya Tuhan Yesus dan haus untuk menghadiri perjamuan bersama dengan Tuhan, silakan berkomunikasi dengan kami melalui Messenger.&lt;br /&gt;
1. Obrol bersama kami di Messenger: &lt;a href=&quot;https://bit.ly/2yg4Xjy&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;https://bit.ly/2yg4Xjy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2. Hubungi kami via Whatsapp: &lt;a href=&quot;https://bit.ly/2X4T34h&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;https://bit.ly/2X4T34h&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3.pertemuan online:&lt;a href=&quot;https://bit.ly/3bK48Ns&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;https://bit.ly/3bK48Ns&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/bahwa_kristus_adalah_kebenaran_jalan_dan_hidup/2020-06-07-216</link>
			<category>Gereja Tuhan Yang Mahakuasa - Buku</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/bahwa_kristus_adalah_kebenaran_jalan_dan_hidup/2020-06-07-216</guid>
			<pubDate>Sun, 07 Jun 2020 12:12:17 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Lagu Rohani Kristen 2020 - Demi Hidup Manusia, Tuhan Menanggung Semua Penderitaan</title>
			<description>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/uj6f6s08zpc&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Demi Hidup Manusia, Tuhan Menanggung Semua Penderitaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Tak seorang pun pernah menyelidiki rahasia yang mengatur asal mula&lt;br /&gt;
dan kelanjutan hidup manusia.&lt;br /&gt;
Hanya Tuhan, yang memahami semua ini,&lt;br /&gt;
yang dalam hening menahan kepedihan dan pukulan yang diberikan kepada-Nya oleh&lt;br /&gt;
manusia, yang telah menerima segalanya dari Tuhan, namun tidak tahu bersyukur.&lt;br /&gt;
Manusia tidak menghargai segala yang diterimanya dalam hidup,&lt;br /&gt;
dan demikianlah, &amp;qu...</description>
			<content:encoded>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/uj6f6s08zpc&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Demi Hidup Manusia, Tuhan Menanggung Semua Penderitaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Tak seorang pun pernah menyelidiki rahasia yang mengatur asal mula&lt;br /&gt;
dan kelanjutan hidup manusia.&lt;br /&gt;
Hanya Tuhan, yang memahami semua ini,&lt;br /&gt;
yang dalam hening menahan kepedihan dan pukulan yang diberikan kepada-Nya oleh&lt;br /&gt;
manusia, yang telah menerima segalanya dari Tuhan, namun tidak tahu bersyukur.&lt;br /&gt;
Manusia tidak menghargai segala yang diterimanya dalam hidup,&lt;br /&gt;
dan demikianlah, &quot;tidak mengherankan&quot;,&lt;br /&gt;
jika Tuhan dikhianati oleh manusia,&lt;br /&gt;
dilupakan oleh manusia, dan diperas oleh manusia.&lt;br /&gt;
Mungkinkah rencana Tuhan benar-benar sangat penting?&lt;br /&gt;
Mungkinkah manusia, makhluk hidup yang dijadikan oleh tangan Tuhan ini,&lt;br /&gt;
betul-betul sangat penting?&lt;br /&gt;
Rencana Tuhan tentu saja penting;&lt;br /&gt;
kendati demikian, makhluk hidup yang diciptakan oleh tangan&lt;br /&gt;
Tuhan ada demi rencana-Nya.&lt;br /&gt;
Oleh karena itu, Tuhan tidak dapat menyia-nyiakan rencana-Nya&lt;br /&gt;
karena kebencian terhadap umat manusia ini.&lt;br /&gt;
Demi rencana-Nya dan demi napas yang Ia embuskan,&lt;br /&gt;
Tuhan menanggung segala siksaan,&lt;br /&gt;
bukan demi daging manusia, tetapi demi hidup manusia.&lt;br /&gt;
Ia melakukannya demi menarik kembali, bukan daging manusia,&lt;br /&gt;
melainkan hidup yang telah diembuskan-Nya.&lt;br /&gt;
Inilah rencana-Nya, inilah rencana-Nya.&lt;br /&gt;
dari &quot;Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru&quot;&lt;br /&gt;
Menyembah Tuhan dengan hati dan kejujuran-&lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/videos/kingdom-descends-upon-the-world.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Lagu Pujian Penyembahan Kristen&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Tuhan telah datang secara diam-diam sebelum malapetaka. Jadi, bagaimana kita dapat menyambut Dia? Anda diundang untuk bergabung dengan pertemuan daring kami untuk menemukan caranya.&lt;br /&gt;
Jika Anda ingin mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dapat menghubungi kami melalui cara-cara berikut, dan kami mencari kebenaran bersama!&lt;br /&gt;
1. Melalui Messenger Hubungi Kami: &lt;a href=&quot;https://bit.ly/2yg4Xjy&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;https://bit.ly/2yg4Xjy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2.Hubungi kami di Whatsapp: &lt;a href=&quot;https://bit.ly/2X4T34h&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;https://bit.ly/2X4T34h&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/demi_hidup_manusia_tuhan_menanggung_semua_penderitaan/2020-06-06-215</link>
			<category>Video Himne &amp; Serial MV</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/demi_hidup_manusia_tuhan_menanggung_semua_penderitaan/2020-06-06-215</guid>
			<pubDate>Sat, 06 Jun 2020 09:03:38 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Apa yang dimaksud dengan Inkarnasi? Apakah esensi dari Inkarnasi?</title>
			<description>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Apa yang dimaksud dengan Inkarnasi? Apakah esensi dari Inkarnasi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Ayat Alkitab untuk Referensi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&quot;Pada awalnya adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Tuhan, dan Firman itu adalah Tuhan&quot; (Yohanes 1:1).&lt;br /&gt;
&quot;Dan Firman itu menjadi manusia, dan tinggal di tengah-tengah kita, (dan kita melihat kemuliaan-Nya, kemuliaan sebagai Putra Tunggal Bapa,) dipenuhi &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/with_grace_of_god_found_true_home/2019-10-29-10&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kasih karunia&lt;/a&gt; dan ke...</description>
			<content:encoded>&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Apa yang dimaksud dengan Inkarnasi? Apakah esensi dari Inkarnasi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Ayat Alkitab untuk Referensi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&quot;Pada awalnya adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Tuhan, dan Firman itu adalah Tuhan&quot; (Yohanes 1:1).&lt;br /&gt;
&quot;Dan Firman itu menjadi manusia, dan tinggal di tengah-tengah kita, (dan kita melihat kemuliaan-Nya, kemuliaan sebagai Putra Tunggal Bapa,) dipenuhi &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/with_grace_of_god_found_true_home/2019-10-29-10&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kasih karunia&lt;/a&gt; dan kebenaran&quot; (Yohanes 1:14).&lt;br /&gt;
&quot;Akulah jalan, kebenaran, dan hidup&quot; (Yohanes 14:6).&lt;br /&gt;
&quot;Yesus berkata kepadanya: Aku sudah begitu lama bersamamu, tetapi engkau belum mengenal Aku, Filipus? Ia yang sudah melihat Aku sudah melihat Bapa; lalu bagaimana engkau berkata, tunjukkan kepada kami Bapa itu? Tidakkah engkau percaya bahwa Aku ada di dalam Bapa, dan Bapa ada di dalam Aku? Firman yang Aku katakan kepadamu bukanlah Kukatakan dari diri-Ku sendiri: tetapi Bapa yang ada di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan itu. Percayalah kepada-Ku bahwa Aku ada di dalam Bapa, dan Bapa ada di dalam Aku: atau jika tidak, percayalah kepada-Ku karena pekerjaan-pekerjaan itu&quot; (Yohanes 14:9-11).&lt;br /&gt;
&quot;Aku dan Bapaku adalah satu&quot; (Yohanes 10:30).&lt;br /&gt;
Firman Tuhan yang Relevan:&lt;br /&gt;
Makna dari inkarnasi adalah bahwa Tuhan menampakkan diri dalam daging, dan Dia datang untuk bekerja di antara manusia ciptaan-Nya dalam rupa manusia. Jadi, agar Tuhan berinkarnasi, pertama-tama Dia harus menjadi daging, daging dengan wujud manusia normal; hal ini, setidaknya, harus benar. Faktanya, implikasi dari inkarnasi Tuhan adalah bahwa Tuhan hidup dan bekerja dalam daging, Tuhan di dalam esensi-Nya menjadi daging, menjadi seorang manusia.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Esensi Daging yang Didiami oleh Tuhan&quot; dalam &quot;&lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/the-word-appears-in-the-flesh.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&lt;/a&gt;&quot;&lt;br /&gt;
Kristus dengan kemanusiaan-Nya yang normal adalah daging tempat Roh diwujudkan, yang memiliki kemanusiaan yang normal, akal sehat, serta pikiran manusia. &quot;Diwujudkan&quot; artinya Tuhan menjadi manusia, Roh menjadi daging; atau secara gamblang, artinya adalah ketika Tuhan itu sendiri mendiami daging dengan kemanusiaan yang normal, dan melalui itu Ia mengekspresikan pekerjaan ilahi-Nya&amp;mdash;inilah yang dimaksud dengan diwujudkan, atau berinkarnasi.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Esensi Daging yang Didiami oleh Tuhan&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Makna penting inkarnasi adalah bahwa manusia normal, manusia biasa melakukan pekerjaan Tuhan itu sendiri; artinya Tuhan melakukan pekerjaan ilahi-Nya di dalam kemanusiaan-Nya dan dengan demikian mengalahkan Iblis. Inkarnasi berarti Roh Tuhan menjadi daging, artinya, Tuhan menjadi daging. Pekerjaan yang Ia lakukan di dalam daging adalah pekerjaan Roh, yang diwujudkan dalam daging dan diekspresikan oleh daging. Tidak seorang pun kecuali Tuhan dalam rupa daging dapat memenuhi pelayanan Tuhan yang berinkarnasi; artinya, hanya daging inkarnasi Tuhan, hanya manusia normal ini&amp;mdash;dan tidak ada yang lain&amp;mdash;yang dapat mengekspresikan pekerjaan ilahi. Jika, selama kedatangan-Nya yang pertama, Tuhan tidak memiliki kemanusiaan-Nya yang normal sebelum berusia dua puluh sembilan tahun&amp;mdash;jika segera setelah dilahirkan Ia dapat melakukan mukjizat, jika segera setelah belajar berbicara, Ia dapat berbicara bahasa surgawi, jika pada saat Ia pertama kali menjejakkan kaki-Nya di bumi Ia dapat memahami segala perkara duniawi, memahami semua pikiran dan niat manusia&amp;mdash;maka orang seperti itu tidak dapat disebut sebagai manusia normal, dan daging seperti itu tidak dapat disebut daging manusia. Jika ini yang terjadi dengan Kristus, makna dan esensi inkarnasi Tuhan akan hilang. Bahwa Ia memiliki kemanusiaan yang normal membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan yang berinkarnasi dalam daging; fakta bahwa Ia menjalani proses pertumbuhan manusia normal menunjukkan lebih jauh lagi bahwa Dia adalah manusia normal; lebih dari itu, pekerjaan-Nya adalah bukti yang cukup bahwa Ia adalah firman Tuhan, Roh Tuhan, yang menjadi daging. Tuhan menjadi daging karena kebutuhan dalam pekerjaan-Nya. Dengan kata lain, tahap pekerjaan ini perlu dilakukan dalam daging, dilakukan dalam kemanusiaan yang normal. Ini adalah prasyarat &quot;Firman menjadi manusia,&quot; prasyarat &quot;Firman yang menampakkan diri dalam daging,&quot; dan merupakan kisah sesungguhnya di balik kedua inkarnasi Tuhan.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Esensi Daging yang Didiami oleh Tuhan&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Implikasi dari inkarnasi Tuhan adalah bahwa Tuhan hidup dan bekerja dalam daging, Tuhan di dalam esensi-Nya menjadi daging, menjadi seorang manusia. Kehidupan dan pekerjaan inkarnasi-Nya dapat dibagi menjadi dua tahap. Yang pertama adalah kehidupan-Nya sebelum melaksanakan pelayanan-Nya. Dia hidup dalam keluarga manusia biasa, dalam kemanusiaan yang normal, mematuhi moral dan hukum normal kehidupan manusia, dengan kebutuhan manusia normal (makanan, pakaian, tempat tinggal, tidur), kelemahan manusia normal, dan emosi manusia normal. Dengan kata lain, selama tahap pertama ini Dia hidup dalam ketidakilahian, manusia normal yang sepenuhnya, terlibat dalam semua kegiatan manusia normal. Tahap kedua adalah kehidupan yang Dia jalani setelah Dia mulai melakukan pelayanan-Nya. Dia masih menjalani kehidupan sebagai manusia normal dalam wujud manusia, tidak menunjukkan tanda kemahakuasaan. Namun Dia hidup murni demi pelayanan-Nya, dan selama periode ini kemanusiaan-Nya yang normal sepenuhnya ada untuk pekerjaan ilahi-Nya; karena pada saat itu kemanusiaan-Nya yang normal telah matang hingga dapat melakukan pelayanan-Nya. Jadi tahap kedua dari kehidupan-Nya adalah melaksanakan pelayanan-Nya dalam kemanusiaan-Nya yang normal, suatu kehidupan di mana Dia menjalani kemanusiaan yang normal dan sekaligus keilahian yang utuh. Alasan mengapa, selama tahap pertama kehidupan-Nya, Dia hidup sebagai manusia biasa seutuhnya adalah karena kemanusiaan-Nya belum setara dengan keseluruhan pekerjaan ilahi, belum dewasa; hanya setelah kemanusiaannya tumbuh dewasa, mampu memikul pelayanan-Nya, Dia dapat mengatur pelaksanaan pelayanan-Nya. Karena Dia, sebagai daging, perlu bertumbuh dan dewasa, tahap pertama kehidupan-Nya adalah kehidupan manusia normal, sedangkan di tahap kedua, karena kemanusiaan-Nya mampu menampung pekerjaan dan pelayanan-Nya, kehidupan yang Tuhan yang berinkarnasi hidupi selama pelayanan-Nya adalah kehidupan yang manusiawi sekaligus ilahi. Jika sejak saat kelahiran-Nya, Tuhan yang berinkarnasi memulai pelayanan-Nya dengan sungguh-sungguh, melakukan tanda-tanda dan mukjizat, maka Dia tidak akan memiliki esensi jasmani. Oleh karena itu, kemanusiaan-Nya ada demi esensi jasmani-Nya; tidak ada daging tanpa kemanusiaan, dan seseorang tanpa kemanusiaan bukanlah manusia. Dengan demikian, kemanusiaan Tuhan yang berinkarnasi adalah sifat hakiki dari Tuhan yang berinkarnasi. Mengatakan bahwa &quot;ketika Tuhan menjadi daging, Dia sepenuhnya ilahi, dan sama sekali bukan manusia,&quot; adalah penghujatan, karena pernyataan ini tidak nyata, dan melanggar prinsip inkarnasi. Bahkan setelah Dia mulai melakukan pelayanan-Nya, Dia tetap hidup dalam keilahian-Nya dengan wadah badan manusia saat Dia melakukan pekerjaan-Nya; hanya saja pada saat itu, kemanusiaan-Nya memiliki satu tujuan yaitu memungkinkan keilahian-Nya untuk melakukan pekerjaan dalam daging yang normal. Jadi yang bekerja adalah keilahian yang mendiami kemanusiaan-Nya. Keilahian-Nya-lah yang bekerja, bukan kemanusiaan-Nya, tetapi keilahian yang tersembunyi di dalam kemanusiaan-Nya; pekerjaan-Nya pada dasarnya dilakukan oleh keilahian-Nya yang sempurna, bukan oleh kemanusiaan-Nya. Tetapi yang melakukan pekerjaan itu adalah daging-Nya. Orang dapat mengatakan bahwa Dia adalah seorang manusia dan juga adalah Tuhan, karena Tuhan menjadi daging, dengan rupa manusia dan esensi manusia tetapi juga esensi Tuhan. Karena Dia adalah manusia dengan esensi Tuhan, Dia berada di atas semua manusia yang diciptakan, di atas siapa pun yang dapat melakukan pekerjaan Tuhan. Dan juga, di antara semua yang memiliki cangkang manusia seperti milik-Nya, di antara semua yang memiliki kemanusiaan, hanya Dia adalah Tuhan yang berinkarnasi itu sendiri&amp;mdash;semua yang lain adalah manusia ciptaan. Meskipun mereka semua memiliki kemanusiaan, manusia yang diciptakan bukanlah apa-apa tetapi manusia, sementara Tuhan yang berinkarnasi berbeda: Di dalam daging-Nya Dia tidak hanya memiliki kemanusiaan tetapi yang lebih penting memiliki keilahian. Kemanusiaan-Nya dapat dilihat pada penampakan luar daging-Nya dan dalam kehidupan-Nya sehari-hari, tetapi keilahian-Nya sangat sulit dipahami. Karena keilahian-Nya dinyatakan hanya ketika Ia berada dalam kemanusiaan-Nya, dan tidak sesupernatural yang orang bayangkan, keilahian-Nya sangat sulit untuk orang pahami. Bahkan sampai sekarang pun, paling sulit bagi orang-orang untuk memahami esensi sejati dari Tuhan yang berinkarnasi. Bahkan setelah Aku menjelaskan tentang semua ini sekian lamanya, hal ini masih tetap menjadi misteri bagi kebanyakan orang di antaramu. Ini sangat sederhana sebenarnya: Karena Tuhan menjadi manusia, esensi-Nya adalah kombinasi antara kemanusiaan dan keilahian. Kombinasi ini disebut Tuhan itu sendiri, Tuhan sendiri yang berada di bumi.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Esensi Daging yang Didiami oleh Tuhan&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Dalam jangka waktu selama Tuhan Yesus bekerja, orang-orang dapat melihat bahwa Tuhan memiliki berbagai ungkapan manusia. Sebagai contoh, Ia dapat menari, Ia mengunjungi acara pernikahan, Ia dapat bercakap dengan orang-orang, berbicara kepada mereka, dan membahas berbagai hal bersama mereka. Selain itu, Tuhan Yesus juga menyelesaikan banyak pekerjaan yang merepresentasikan keilahian-Nya, dan tentunya semua pekerjaan ini adalah pernyataan dan pengungkapan dari watak Tuhan. Selama waktu tersebut, ketika keilahian Tuhan dinyatakan dalam wujud manusia biasa yang dapat dilihat dan disentuh orang-orang, mereka tidak lagi merasa bahwa Ia adalah pribadi yang muncul dan menghilang, tidak lagi merasa bahwa mereka tidak bisa mendekat kepada-Nya. Sebaliknya, mereka dapat berusaha mengerti kehendak Tuhan atau memahami keilahian-Nya melalui setiap pergerakan, setiap firman, dan setiap pekerjaan dari sang Anak Manusia. Inkarnasi Anak Manusia mengungkapkan keilahian Tuhan melalui kemanusiaan-Nya dan menyampaikan kehendak Tuhan kepada umat manusia. Dan melalui pengungkapan kehendak dan watak Tuhan, Ia juga mengungkapkan kepada orang-orang wujud Tuhan yang tidak bisa dilihat atau disentuh di alam rohani. Apa yang orang-orang lihat adalah Tuhan itu sendiri, yang nyata dan memiliki daging dan tulang. Jadi, inkarnasi Anak Manusia membuat hal-hal seperti identitas, status, gambar, dan watak Tuhan, dan apa yang Tuhan punya dan siapa Tuhan itu menjadi konkret dan dimanusiakan. Meskipun penampakan luar dari Anak Manusia memiliki batasan mengenai gambar diri Tuhan, esensi-Nya dan apa yang Ia punya dan siapa Ia semuanya mampu merepresentasikan identitas dan status Tuhan itu sendiri&amp;mdash;hanya ada sejumlah perbedaan dalam bentuk pengungkapannya. Tidak peduli apakah itu sifat manusiawi dari Anak Manusia atau keilahian-Nya, kita tidak dapat menyangkal bahwa Ia merepresentasikan identitas dan status Tuhan itu sendiri. Akan tetapi, pada masa tersebut, Tuhan bekerja melalui daging, berbicara melalui perspektif daging, dan berdiri di hadapan umat manusia dengan identitas dan status Anak Manusia, dan ini memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk menemui dan mengalami firman dan pekerjaan Tuhan yang nyata di tengah manusia. Hal ini juga memberikan kepada orang-orang wawasan terhadap keilahian dan kebesaran-Nya di tengah kerendahhatian, sekaligus memungkinkan mereka beroleh pemahaman dan definisi pendahuluan akan autentisitas dan kenyataan Tuhan. Meskipun pekerjaan yang diselesaikan Tuhan Yesus, cara Ia bekerja, dan sudut pandang di mana Ia berbicara berbeda dari pribadi nyata Tuhan dalam alam rohani, segala hal tentang-Nya benar-benar merepresentasikan Tuhan itu sendiri yang sebelumnya belum pernah dilihat manusia&amp;mdash;hal ini tidak dapat dibantah! Dengan kata lain, tidak peduli dalam bentuk apa Tuhan menampakkan diri, tidak peduli dari sudut pandang mana Ia berbicara, atau dalam rupa apa Ia menatap manusia, Tuhan tidak merepresentasikan siapa pun selain diri-Nya sendiri. Ia tidak dapat merepresentasikan manusia mana pun&amp;mdash;Ia tidak mungkin merepresentasikan seorang manusia rusak. Tuhan adalah Tuhan itu sendiri, dan hal ini tidak dapat dibantah.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri III&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Walaupun penampilan Tuhan yang berinkarnasi benar-benar serupa dengan manusia, walaupun Ia belajar pengetahuan manusia dan berbicara dalam bahasa manusia, dan walaupun terkadang Ia bahkan mengungkapkan gagasan-gagasan-Nya dengan cara-cara atau ungkapan manusia, cara Ia melihat manusia, esensi berbagai hal dengan cara orang-orang yang rusak melihat kemanusiaan dan esensi berbagai hal tentunya akan sama sekali berbeda. Sudut pandang dan ketinggian tempat Ia berdiri adalah hal yang tak tergapai bagi seseorang yang rusak. Ini karena Tuhan adalah kebenaran, daging yang Ia kenakan juga memiliki esensi Tuhan, begitu juga pemikiran-Nya dan hal-hal yang diungkapkan oleh wujud manusia-Nya adalah juga kebenaran. Bagi manusia yang rusak, hal-hal yang Ia ungkapkan dalam daging adalah perbekalan kebenaran dan kehidupan. Perbekalan ini bukan hanya untuk satu orang, melainkan untuk seluruh umat manusia. Bagi seorang yang rusak, di hatinya, hanya ada beberapa orang saja yang terkait dengannya. Hanya ada beberapa orang saja yang benar-benar ia pedulikan, yang benar-benar ia khawatirkan. Ketika bencana datang ia akan langsung memikirkan anaknya sendiri, pasangannya, atau orang tuanya; orang yang lebih dermawan mungkin akan memikirkan beberapa kerabat atau teman baik; apakah ia memikirkan lebih dari itu? Tidak pernah! Karena bagaimanapun, manusia adalah manusia, dan mereka hanya dapat melihat segala hal dari sudut pandang dan ketinggian seorang manusia. Akan tetapi, Tuhan yang berinkarnasi sama sekali berbeda dari orang yang rusak. Tak peduli sebiasa apa pun, senormal apa pun, dan sehina apa pun daging dari Tuhan yang berinkarnasi, atau bahkan serendah apa pun orang memandang-Nya, pemikiran dan sikap-Nya terhadap umat manusia adalah hal yang tidak bisa dimiliki seorang manusia pun, hal yang tidak mungkin ditiru seorang manusia pun. Ia akan selalu mengamati umat manusia dari sudut pandang ilahi, dari ketinggian kedudukan-Nya sebagai Sang Pencipta. Ia akan selalu memandang umat manusia melalui esensi dan pola pikir Tuhan. Ia sama sekali tidak bisa memandang umat manusia dari ketinggian seorang manusia kebanyakan, apalagi dari sudut pandang seorang yang rusak. Ketika orang-orang melihat umat manusia, mereka melihatnya dari penglihatan manusia, dan mereka menggunakan hal-hal seperti pengetahuan dan peraturan manusia dan teori sebagai tolak ukur. Semua ini berada dalam lingkup hal-hal yang bisa dilihat orang; berada dalam lingkup hal-hal yang bisa dicapai oleh manusia yang rusak. Ketika Tuhan melihat manusia, Ia melihatnya melalui penglihatan ilahi, dan Ia menggunakan esensi-Nya dan apa yang Ia miliki dan siapa Ia sebagai tolak ukur. Lingkup ini meliputi hal-hal yang tidak bisa dilihat manusia, dan di sinilah Tuhan yang berinkarnasi dan manusia yang rusak sepenuhnya berbeda. Perbedaan ini ditentukan oleh esensi yang berbeda antara manusia dan Tuhan, dan perbedaan esensi inilah yang menentukan identitas dan kedudukan mereka, sekaligus juga sudut pandang dan ketinggian tempat mereka melihat berbagai hal.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri III&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Tuhan yang berinkarnasi disebut Kristus, dan Kristus adalah daging yang dikenakan oleh Roh Tuhan. Daging ini tidak seperti manusia mana pun yang terbuat dari daging. Perbedaan ini dikarenakan Kristus bukanlah daging dan darah, melainkan inkarnasi Roh. Ia memiliki kemanusiaan yang normal sekaligus keilahian yang lengkap. Keilahian-Nya tidak dimiliki oleh manusia mana pun. Kemanusiaan-Nya yang normal menunjang semua kegiatan normal-Nya dalam daging, sementara keilahian-Nya melaksanakan pekerjaan Tuhan sendiri. Baik kemanusiaan-Nya maupun keilahian-Nya, keduanya berserah pada kehendak Bapa surgawi. Substansi Kristus adalah Roh, yaitu keilahian. Oleh karena itu, substansi-Nya adalah substansi Tuhan sendiri. Substansi ini tidak akan menyela pekerjaan-Nya sendiri, dan Ia tidak mungkin melakukan apa pun yang merusak pekerjaan-Nya sendiri, ataupun mengucapkan perkataan yang bertentangan dengan kehendak-Nya sendiri. Oleh karena itu, Tuhan yang berinkarnasi tentunya tidak akan melakukan pekerjaan yang menyela pengelolaan-Nya sendiri. Inilah yang harus dipahami semua manusia. Inti pekerjaan Roh Kudus adalah menyelamatkan manusia dan demi kepentingan pengelolaan Tuhan sendiri. Begitu pula, pekerjaan Kristus bertujuan untuk menyelamatkan manusia dan demi kehendak Tuhan. Mengingat Tuhan menjadi daging, Ia pun mewujudkan substansi-Nya dalam daging-Nya, sehingga daging-Nya memadai untuk melaksanakan pekerjaan-Nya. Oleh karena itu, semua pekerjaan Roh Tuhan digantikan oleh pekerjaan Kristus selama masa inkarnasi, dan inti semua pekerjaan di sepanjang masa inkarnasi adalah pekerjaan Kristus. Pekerjaan tersebut tidak dapat dicampur dengan pekerjaan di zaman lain. Lalu, karena Tuhan menjadi daging, Ia bekerja dalam identitas daging-Nya. Karena Ia datang dalam daging, Ia pun menyelesaikan pekerjaan yang harus dilakukan-Nya dalam daging. Baik Roh Tuhan maupun Kristus, keduanya adalah Tuhan itu sendiri, dan Ia melakukan pekerjaan yang harus dilakukan-Nya serta melaksanakan pelayanan yang harus dilaksanakan-Nya.&lt;br /&gt;
Substansi Tuhan sendiri memiliki otoritas, tetapi Ia sanggup untuk sepenuhnya berserah pada otoritas yang datang dari-Nya. Baik pekerjaan Roh maupun pekerjaan daging tidaklah bertentangan satu sama lain. Roh Tuhan merupakan otoritas atas seluruh ciptaan. Daging dengan substansi Tuhan juga memiliki otoritas, tetapi Tuhan dalam daging dapat melakukan semua pekerjaan yang taat pada kehendak Bapa surgawi. Hal ini tidak dapat dicapai atau dipahami oleh manusia mana pun. Tuhan sendiri adalah otoritas, tetapi daging-Nya dapat berserah pada otoritas-Nya itu. Inilah makna yang terkandung dalam perkataan berikut: &quot;Kristus taat pada kehendak Bapa.&quot; Tuhan adalah Roh dan dapat melakukan pekerjaan penyelamatan, sebagaimana Tuhan dapat menjadi manusia. Bagaimanapun juga, Tuhan sendiri melakukan pekerjaan-Nya sendiri. Ia tidak menyela atau mencampuri, apalagi melakukan pekerjaan yang saling bertentangan, sebab substansi pekerjaan yang dilakukan Roh dan daging itu serupa. Baik Roh maupun daging, keduanya bekerja untuk menggenapi satu kehendak dan mengelola pekerjaan yang sama. Meskipun Roh dan daging memiliki dua kualitas yang berbeda, substansi keduanya sama. Keduanya memiliki substansi Tuhan itu sendiri, dan identitas Tuhan itu sendiri. Tuhan itu sendiri tidak memiliki unsur ketidaktaatan. Substansi-Nya baik. Ia merupakan pengungkapan segala keindahan dan kebaikan, juga segenap kasih. Bahkan dalam daging, Tuhan tidak melakukan apa pun yang tidak menaati Bapa. Ia bahkan bersedia mengorbankan nyawa-Nya dengan sepenuh hati dan tidak mengambil pilihan lain. Tuhan tidak memiliki unsur pembenaran diri atau mementingkan diri sendiri, atau unsur kesombongan dan keangkuhan. Ia tidak memiliki unsur kecurangan. Semua orang yang tidak menaati Tuhan berasal dari Iblis. Iblis adalah sumber segala keburukan dan kejahatan. Alasan mengapa manusia memiliki kualitas yang serupa dengan Iblis adalah karena manusia telah dicemari dan dipengaruhi oleh Iblis. Kristus tidak dicemari oleh Iblis, sehingga Ia hanya memiliki karakter Tuhan dan tidak satu pun karakter Iblis. Betapa pun sukarnya pekerjaan atau lemahnya daging, saat hidup dalam daging, Tuhan tidak akan pernah melakukan apa pun yang menyela pekerjaan Tuhan sendiri, apalagi meninggalkan kehendak Tuhan Bapa dalam ketidaktaatan. Ia lebih memilih menanggung penderitaan daging daripada menentang kehendak Bapa. Sebagaimana yang telah dikatakan Yesus dalam doa-Nya: &quot;Bapa-Ku, jikalau mungkin, biarlah cawan ini lalu daripada-Ku: tetapi bukan seperti yang Aku kehendaki, melainkan seperti kehendak-Mu.&quot; Manusia akan memilih, tetapi Kristus tidak. Meskipun Ia memiliki identitas Tuhan sendiri, Ia tetap mencari kehendak Bapa dan menggenapi apa yang dipercayakan kepada-Nya oleh Bapa, dari sudut pandang daging. Ini adalah hal yang tidak dapat dicapai manusia. Apa yang berasal dari Iblis tidak dapat memiliki substansi Tuhan, melainkan hanya substansi yang tidak menaati dan menentang Tuhan. Substansi itu tidak dapat sepenuhnya taat pada Tuhan, apalagi secara sukarela taat pada kehendak Tuhan. Semua manusia selain Kristus dapat melakukan hal yang menentang Tuhan, dan tak seorang pun dapat secara langsung melaksanakan pekerjaan yang dipercayakan oleh Tuhan. Tak seorang pun dapat menganggap pengelolaan Tuhan sebagai tugas yang harus mereka laksanakan sendiri. Berserah pada kehendak Bapa merupakan substansi Kristus, sedangkan ketidaktaatan terhadap Tuhan merupakan karakter Iblis. Kedua kualitas ini tidak sesuai, dan siapa pun yang memiliki kualitas Iblis tidak dapat disebut Kristus. Alasan mengapa manusia tidak dapat melakukan pekerjaan Tuhan menggantikan-Nya adalah karena manusia tidak memiliki sedikit pun substansi Tuhan. Manusia bekerja untuk Tuhan demi kepentingan pribadi manusia dan harapan-harapannya di masa depan, tetapi Kristus bekerja untuk melaksanakan kehendak Bapa.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Substansi Kristus adalah Ketaatan pada Kehendak Bapa Surgawi&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Daging yang dikenakan Roh Tuhan adalah daging Tuhan sendiri. Roh Tuhan itu paling berkuasa; Dia mahakuasa, kudus, dan benar. Dengan demikian, daging-Nya pun paling berkuasa, mahakuasa, kudus, dan benar. Hanya daging seperti itulah yang dapat melakukan hal yang benar dan berguna bagi umat manusia, yang kudus, mulia, dan besar, dan yang tidak sanggup melanggar kebenaran atau moralitas serta keadilan, apalagi hal apa pun yang mengkhianati Roh Tuhan. Roh Tuhan itu kudus, dan dengan demikian daging-Nya tak dapat dirusak oleh Iblis; daging-Nya memiliki hakikat yang berbeda daripada daging manusia. Karena itulah, yang dirusak Iblis adalah manusia, bukan Tuhan; Iblis tidak mungkin bisa merusak daging Tuhan. Maka, meskipun nyatanya manusia dan Kristus hidup di ruang yang sama, hanya manusia yang dikuasai, diperalat, dan dijebak Iblis. Sebaliknya, Kristus selamanya bebas dari perusakan Iblis, karena Iblis tak akan pernah bisa naik ke tempat yang tertinggi, dan tak akan pernah bisa mendekat kepada Tuhan.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Masalah yang Sangat Serius: Pengkhianatan (2)&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;br /&gt;
Tuhan dapat menyelamatkan manusia yang cemar dari pengaruh Iblis, namun pekerjaan ini tak dapat secara langsung dirampungkan oleh Roh Tuhan; sebaliknya, hal itu hanya dapat dilaksanakan oleh daging yang dikenakan Roh Tuhan, oleh Tuhan yang berinkarnasi dalam daging. Daging ini adalah manusia dan juga Tuhan, manusia dengan kemanusiaan-Nya yang normal dan juga Tuhan dengan keilahian-Nya yang penuh. Maka, meskipun daging ini bukanlah Roh Tuhan, dan berbeda sekali dari Roh, daging ini adalah Tuhan sendiri yang berinkarnasi, yang menyelamatkan manusia, yang adalah Roh juga daging. Tak peduli disebut siapa Dia, yang terpenting dia adalah Tuhan itu sendiri yang menyelamatkan umat manusia. Karena Roh Tuhan tak terpisahkan dari daging, dan pekerjaan daging juga adalah pekerjaan Roh Tuhan; hanya saja pekerjaan ini tak dikerjakan dengan identitas Roh, melainkan identitas daging.&lt;br /&gt;
Dikutip dari &quot;Manusia yang Rusak Paling Membutuhkan Keselamatan dari Tuhan yang Berinkarnasi&quot; dalam &quot;Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia&quot;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Rekomendasi:&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/work-of-incarnate-and-Spirit.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Apa perbedaan antara pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi dan pekerjaan Roh?&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/misteri_inkarnasi_tuhan/2020-06-05-214</link>
			<category>Gereja Tuhan Yang Mahakuasa - Buku</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/misteri_inkarnasi_tuhan/2020-06-05-214</guid>
			<pubDate>Fri, 05 Jun 2020 11:25:58 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Lagu Rohani Kristen 2020 - Cara Mencari Jejak Tuhan</title>
			<description>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/pAKY92QbtWI&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Cara Mencari Jejak Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam mencari jejak langkah Tuhan,&lt;br /&gt;
engkau sekalian telah mengabaikan firman yang mengatakan bahwa&lt;br /&gt;
&quot;Tuhan adalah kebenaran, dan jalan, dan hidup.&quot;&lt;br /&gt;
Jadi, saat banyak orang menerima kebenaran,&lt;br /&gt;
mereka tak percaya telah temukan jejak Tuhan,&lt;br /&gt;
bahkan kurang mengakui penampakan Tuhan.&lt;br /&gt;
Kesalahan yang fatal!&lt;br /&gt;
Penampakan Tuhan tak dapa...</description>
			<content:encoded>&lt;p style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;360&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/pAKY92QbtWI&quot; width=&quot;640&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;div align=&quot;JUSTIFY&quot; style=&quot;font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 250%; margin-bottom: 0cm; text-decoration: none;&quot;&gt;
&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=&quot;font-size:18px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lagu Rohani Kristen 2020 - Cara Mencari Jejak Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size:16px;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam mencari jejak langkah Tuhan,&lt;br /&gt;
engkau sekalian telah mengabaikan firman yang mengatakan bahwa&lt;br /&gt;
&quot;Tuhan adalah kebenaran, dan jalan, dan hidup.&quot;&lt;br /&gt;
Jadi, saat banyak orang menerima kebenaran,&lt;br /&gt;
mereka tak percaya telah temukan jejak Tuhan,&lt;br /&gt;
bahkan kurang mengakui penampakan Tuhan.&lt;br /&gt;
Kesalahan yang fatal!&lt;br /&gt;
Penampakan Tuhan tak dapat seturut akal manusia,&lt;br /&gt;
terlebih tak dapat diperintah manusia.&lt;br /&gt;
Saat Ia bekerja, Ia buat pilihan-Nya, rencana-Nya sendiri.&lt;br /&gt;
Terlebih, Ia punya tujuan-Nya sendiri.&lt;br /&gt;
Karena kita sedang mencari jejak Tuhan,&lt;br /&gt;
kita harus cari &lt;a href=&quot;https://jesusislord.at.ua/blog/enter_the_kingdom_of_heaven_2/2019-11-19-32&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kehendak Tuhan&lt;/a&gt;, cari firman-Nya.&lt;br /&gt;
Di mana ada firman baru Tuhan, ada suara Tuhan;&lt;br /&gt;
di mana ada jejak Tuhan, ada perbuatan Tuhan;&lt;br /&gt;
di mana ada pernyataan Tuhan, ada penampakan;&lt;br /&gt;
ada kebenaran, jalan dan hidup.&lt;br /&gt;
Saat Ia bekerja, Ia tak perlu berdiskusi dengan manusia, apalagi mengumumkannya.&lt;br /&gt;
Inilah watak Tuhan, yang harus diketahui manusia.&lt;br /&gt;
Bila kau mau saksikan penampakan Tuhan, bila kau mau ikuti jejak kaki Tuhan,&lt;br /&gt;
maka kau harus lampaui akalmu.&lt;br /&gt;
Jangan tuntut Tuhan untuk buat ini itu,&lt;br /&gt;
terlebih batasi Ia sesuai pengertianmu.&lt;br /&gt;
Namun tanyalah cara mencari jejak kaki Tuhan,&lt;br /&gt;
terima penampakan Tuhan,&lt;br /&gt;
belajar untuk berserah pada karya baru Tuhan.&lt;br /&gt;
Karena manusia bukan kebenaran, dan tak ada miliki kebenaran,&lt;br /&gt;
orang harus cari, terima dan turuti.&lt;br /&gt;
Karena kita sedang mencari jejak Tuhan,&lt;br /&gt;
kita harus cari kehendak Tuhan, cari firman-Nya.&lt;br /&gt;
Di mana ada firman baru Tuhan, ada suara Tuhan;&lt;br /&gt;
di mana ada jejak Tuhan, ada perbuatan Tuhan;&lt;br /&gt;
di mana ada pernyataan Tuhan, ada penampakan;&lt;br /&gt;
ada kebenaran, jalan dan hidup.&lt;br /&gt;
dari &quot;Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru&quot;&lt;br /&gt;
Saat merasa jauh dari Tuhan, dengarkan sebuah &lt;a href=&quot;https://id.easternlightning.org/videos/english-christian-songs-with-lyrics.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;lagu penyembahan yang menyentuh hati&lt;/a&gt;, merindukan kasih Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/div&gt;</content:encoded>
			<link>https://jesusislord.at.ua/blog/cara_mencari_jejak_tuhan/2020-06-04-213</link>
			<category>Bacaan Firman Tuhan</category>
			<dc:creator>xuehuijieshou</dc:creator>
			<guid>https://jesusislord.at.ua/blog/cara_mencari_jejak_tuhan/2020-06-04-213</guid>
			<pubDate>Thu, 04 Jun 2020 11:20:08 GMT</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>